July 24, 2024
Pariwisata

Pentingnya Sertifikat Kompetensi Untuk Pengembangan SDM

Badung – kabarbalihits

LSP MSDM BALIASEAN INT’ bersama HR Association Bali menyelenggarakan acara penyerahan Sertifikat Kompetensi kepada 53 orang HR (Human Resources) Manager dan 25 HR Supervisor yang telah dinyatakan kompeten setelah mengikuti proses Sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan selama 5 bulan, yakni dari bulan April sampai Agustus 2020.

 

 

Acara yang berlangsung di Hotel Nusa Dua Beach Resort & Spa, (11/09) dihadiri Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi, Kunjung Masehat bersama Wakil Ketua Badan Nasional Sertifikasi profesi, Miftakul Azis.

Kunjung Masehat menyampaikan terima kasihnya terhadap LSP MSDM BALIASEAN International, dimana bergerak dalam pengembangan Sumber Daya Manusia. Terlebih hadirnya para stakeholder dalam kegiatan ini yang meyakinkan bahwa sertifikat kompetensi sangat penting dalam konteks untuk pengembangan SDM.

“Ketika mereka punya sertifikat, mereka mendapat pengakuan. Branding mereka punya dan itu bisa digunakan dalam rangka pengembangan karir” Jelasnya.

Selanjutnya disampaikan, pemerintah mempunyai Program serupa yakni PSKK (Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja). Yang Sekitar 190 ribu orang telah disertifikasi.

“Tetapi tidak semua di hotel ya yang SDM, tetapi di manufaktur dimana mana kita lakukan. Kita harapkan sebenarnya, dalam meningkatkan daya saing ini penting pengakuan sertifikat ini. Sehingga nanti kita bisa menunjukkan sertifkat yang ada” Ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi pada program yang dijalankan saat ini, dimana pada masa pandemi masih bisa melakukan pelayanan. Sehingga yang dicanangkan pemerintah, SDM unggul indonesia maju bisa tercapai.

“Setiap tahun pemerintah mempunyai program ini, tentunya kita harapkan dengan program ini bisa menjamah kesemua sektor. Kami sekarang juga sedang melakukan harmonisasi dengan badan pusat statistik. Nanti semua sertifikat yang dikeluarkan oleh semua LSP 1, 2, 3 akan ada datanya di BPS” Katanya.

Baca Juga :  Karena Skill, "Mongoh" Nyaris Tak Terdampak Pandemi

Sementara Direktur LSP MSDM BALIASEAN International, Kadek Wira Adi Saputra mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi harmonis antara LSP MSDM BALIASEAN INT’ sebagai Lembaga resmi Penyelenggara Sertifikasi Profesi dibawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bersama dengan HR Association Bali, sebagai asosiasi profesi yang menaungi pelaku Manajemen Sumber Daya Manusia di pulau Bali. Disebutkan dari 150 Asesi atau peserta yang akan diuji sudah diserahkan 78 sertifikat kompetensi.

“Kalau sebenarnya di LSP MSDM BALIASEAN untuk yang tahun 2020 ini khusus yang bali, itu target kami 300 selain 150. Kalau 150 itu artinya hanya untuk Human Resources Association atau HRA sisanya ini adalah untuk di industri atau sektor yang lain” Ungkapnya.

Dijelaskan juga, pihaknya telah mensertifikasi BUMN, Pertamina, PTKAI, PLN, SKK Migas, Uniliver, dan pertambangan termasuk asosiasi profesi diluar bali.

“Kalau kita bicara sertifikasi itu hanya ada dua, kompeten dan belum kompeten. artinya kalau dia memang kompeten artinya sudah memenuhi standar minimal yang ditetapkan. Misalnya sebagai jabatan HR Manager standarnya sudah ada, kualitasnya bisa dipertanggung jawabkan. Sebaliknya kalau belum kompeten artinya belum bisa dikatakan berkualitas”

Untuk kali ini, dari data yang disampaikan secara keseluruhan pihaknya telah mensertifikasi 2422 orang di seluruh indonesia, hanya yang belum berkompeten sebanyak 112 orang.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh perwakilan PHRI Provinsi Bali, Asosiasi Profesi Pariwisata, serta Lembaga Pendidikan dan Pelatihan sebagai dukungan dalam peningkatan dan pengakuan kompetensi SDM di Bali. (kbh 1)

Related Posts