
Fakultas Pendidikan UNHI Tekankan Lulusan Miliki Nilai Kemanusiaan Berakar Keagamaan Hindu
Denpasar- kabarbalihits
Fakultas Pendidikan Universitas Hindu Indonesia (UNHI) kembali melaksanakan pelepasan bagi lulusannya melalui Yudisium Sarjana ke-26 dan Magister ke-29 di Hotel Grand Shanti Denpasar, Kamis (1/10/2026).
Yudisium yang dilaksanakan secara luring dan during diikuti sebanyak 69 orang lulusan. Dengan rincian yakni, dari Program Magister pendidikan 20 orang, Sarjana Pendidikan Agama Hindu, 29 orang, Seni Tari Keagamaan Hindu 7 orang, Seni Karawitan Keagamaan Hindu 11 orang serta dari Seni Rupa dan Ornamen Hindu 2 orang.
Dekan Fakultas Pendidikan UNHI, Dr. I Wayan Sukadana, S.Sn., M.Si. menyampaikan Yudisium bukan hanya sekedar pelaksanaan seremonial akademik yang dilakukan pada akhir masa studi mahasiswa. Namun, merupakan bentuk refleksi atau perjuangan panjang para lulusan dalam capaiannya.
“Fakultas Pendidikan UNHI hari ini kembali melaksanakan yudisium, hal ini cukup membanggakan bagi kami.
Kebanggaan ini sekaligus menjadi pertanggungjawaban moral yang kami
dalam menjaga integritas,”ujarnya didampingi wakil dekan dan sejumlah dosen Fakultas Pendidikan UNHI.
Dr. I Wayan Sukadana juga menekankan para lulusan nantinya bermanfaat atau berdampak ditengah masyarakat khususnya terhadap ilmu yang dimiliki. “Kami di Fakultas Pendidikan berpesan kepada para lulusan agar senantiasa tetap belajar dan menjaga integritas dan tidak berpuas diri dengan gelar yang telah diraih hari ini. Sebab, gelar merupakan bentuk bagian pengabdian awal yang akan dilakukan di masyarakat,”tegasnya.
Selain itu, para lulusan juga diharapkan senantiasa membuka diri untuk dengan inovasi pembelajaran yang baru. Mengingat selaku pendidik khususnya lulusan Fakultas Pendidikan tidak saja cerdas dalam keimuan namun harus memiliki teoritas dan integritas terkait nilai -nilai kemanusiaan yang berakar pada nilai keagamaan dan pendidikan. Dan yang tak kalah pentingnya adalah menjaga nama almamater UNHI.
“Fakultas Pendidikan senantiasa melakukan pembenahan diri terkait inovasi pembelajaran yang dilakukan secara digitalisasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,”tegasnya.
Sementara salah seorang lulusan dari Prodi Agama Hindu, Ni Luh Putu Kusma Sari menyatakan memilih kuliah di Fakultas Pendidikan UNHI karena UNHI dikenal sebagai universitas yang mengedepankan keagamaan Hindu yang sangat kental.
“Harapan saya setelah ini dapat mendistribusikan ilmu yang saya dapatkan bagi diri saya dan masyarakat,”ungkapnya.
Hal senada disampaikan, I Made Ariawan yang menyebut motivasi dirinya menempuh pendidikan Program Magister Pendidikan Agama Hindu untuk menunjang karier di pemerintahan. “Karena kebetulan saya bekerja di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali dalam bidang perencanaan jadi saya rasa Kuliah di UNHI sudah tepat sekali,”ujarnya.
Pada yudisium kali ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan bagi yudisiawan berprestasi dengan meraih IPK tertinggi.kbh6


