
BICE 2026 Genap 10 Tahun, Elizabeth International Hadirkan 101 Perusahaan
Denpasar – kabarbalihits
Elizabeth International Hotel & Business School resmi membuka Bali International Career Expo (BICE) 2026 di Bali Sunset Convention Center, Denpasar, Selasa (8/9/2026). Memasuki tahun ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2017, BICE konsisten menjadi wadah yang mempertemukan dunia pendidikan dengan industri, khususnya sektor hospitality.

Pembukaan BICE 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh perwakilan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali bersama Direktur Elizabeth International Hotel & Business School, Putu Sri Budani.
BICE 2026 berlangsung selama tiga hari, 8-10 September 2026. Kegiatan ini mempertemukan ribuan mahasiswa aktif dan alumni Elizabeth International dengan perusahaan serta mitra industri hospitality yang membuka peluang kerja, magang, hingga penempatan kerja di dalam maupun luar negeri.
Ketua Panitia BICE 2026, I Gusti Ayu Maitri Wati, mengatakan penyelenggaraan tahun ke-10 menghadirkan 65 booth dari 101 properti untuk job fair. Jumlah tersebut terdiri atas 12 sponsor dan 54 regular exhibitors. Selain itu, terdapat 21 tenant yang berpartisipasi dalam Food Festival.
“BICE bukan hanya menjadi tempat mencari pekerjaan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan peserta untuk mengenal industri, membangun networking, menemukan peluang internship atau OJT, dan mulai merencanakan career journey mereka,” ujarnya.
Menurutnya, para exhibitor berasal dari berbagai sektor dalam ekosistem hospitality, mulai dari hotel, resort, villa, hospitality management, hingga perusahaan dan mitra yang mendukung kebutuhan industri, termasuk partner penempatan magang, kerja, dan pengembangan karier.
Ia berharap BICE tidak berhenti sebagai ajang career expo, tetapi terus berkembang menjadi ruang kolaborasi antara pendidikan, industri, dan pengembangan karier.
“BICE bukan hanya tentang mempertemukan industri dengan calon pekerja. BICE adalah tentang mempertemukan potensi dengan kesempatan, pendidikan dengan industri, dan generasi muda dengan masa depan mereka,” katanya.
Direktur Elizabeth International Hotel & Business School, Putu Sri Budani mengatakan, usia 10 tahun menjadi momentum istimewa bagi Elizabeth International. Ia mengenang inisiatif mendiang Founder Elizabeth International, Coach Nyoman Sukadana, yang menggagas BICE dengan keyakinan bahwa setiap anak muda berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkarier di industri hospitality.
“Sepuluh tahun lalu, keyakinan itu menjadi sebuah kenyataan yang bisa kita saksikan bersama. Sebuah perhelatan yang terus berkembang, terus relevan dan tentunya dinantikan setiap tahun,” ujar Putu Sri Budani.
Menurutnya, sejak awal BICE dirancang sebagai platform yang mempertemukan perusahaan, agen tenaga kerja, pencari kerja, mahasiswa yang mencari tempat OJT, hingga alumni yang ingin mengembangkan karier.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan akses rekrutmen, tetapi juga kesempatan memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta menemukan pekerjaan sesuai minat dan kompetensi.
Sementara bagi industri, BICE menjadi kesempatan untuk menemukan talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sekaligus memperkenalkan brand kepada calon tenaga kerja.
Putu Sri Budani juga mengangkat kembali filosofi “Sugih Mulih” yang menjadi tagline BICE sejak 2018.
“Sugih dalam bahasa Bali artinya kaya, mulih artinya pulang. Kekayaan yang kami maksud bukan hanya materi, tetapi kaya pengalaman, ilmu, networking, peluang dan pencapaian dalam kehidupan,” jelasnya.
Ia berharap para mahasiswa dan alumni yang nantinya berkarier di berbagai daerah maupun negara tetap mengingat untuk “mulih” atau pulang dengan membawa pengalaman dan ilmu yang diperoleh untuk ikut membangun Bali dan Indonesia.
Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, yang diwakili Kabid Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi, Luh Sri Astuti, mengapresiasi penyelenggaraan BICE 2026.
Menurutnya, BICE menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja sekaligus menjawab tantangan penyerapan angkatan kerja baru.
Ia menyebut berdasarkan data BPS dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode Mei 2026, kondisi pasar kerja Bali menunjukkan perkembangan positif.
“Tingkat pengangguran terbuka atau TPT di Provinsi Bali berada di angka 1,52 persen, dengan jumlah pengangguran 40.970 orang,” ungkapnya.
Angka tersebut menurun dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 1,59 persen. Meski demikian, pemerintah tetap menghadapi tantangan dalam menyerap angkatan kerja baru serta mencocokkan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Luh Sri Astuti menilai kegiatan seperti BICE memiliki peran penting dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja dan memperluas kesempatan kerja, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.
“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, stakeholder terkait dengan dunia usaha diperlukan agar penempatan tenaga kerja berlangsung efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan para pencari kerja untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis. Soft skill seperti kemampuan beradaptasi, literasi digital, komunikasi, serta kemampuan bekerja dalam tim juga menjadi bagian penting dalam dunia kerja modern.
Selain job fair dan proses rekrutmen, BICE 2026 juga menghadirkan Culinary Festival yang melibatkan mahasiswa jurusan Pastry dan Culinary Art Elizabeth International.
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung dapat menikmati sekaligus membeli berbagai makanan dan minuman hasil karya mahasiswa.
Putu Sri Budani menegaskan, keberhasilan BICE selama satu dekade bukan semata-mata pencapaian Elizabeth International, melainkan hasil kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, industri hospitality, mitra penempatan kerja dan berbagai pihak lainnya.
“Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini bisa terus dilanjutkan untuk menciptakan berbagai peluang dan kesempatan bagi generasi muda dalam berkarier, baik di dalam maupun di luar negeri,” pungkasnya.
Pembukaan BICE 2026 turut dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, serta berbagai asosiasi industri dan pendidikan vokasi, diantaranya MKKS SMK Provinsi Bali, Ikatan Guru Vokasi Maju Indonesia (IGVIM), IHGMA Bali, HRA Bali, IPA, HFLA, IHKA, dan IFBEC. Hadir pula jajaran BOD, manajemen, mahasiswa, serta alumni Elizabeth International. (kbh1)


