November 2, 2026
Musik

WLBY Jadikan “Dianoia” Sebagai Obat Keresahan Generasi Hari Ini

Denpasar-kabarbalihits

Proses dan ide kreatif rupanya tidak menjadi batasan dalam berkembang dan mencetak calon artefak jejak karya seni di masa depan. Tahun 2026 merupakan titik balik bagi empat pemuda kodya Denpasar setelah dua setengah tahun mengandung janin akhirnya melahirkan single yang digadang gadang sebagai anak ajaib dengan kekuatan supernya yang mampu mengajak pendengar untuk sing along dalam sekali dengar. Tepat 2 Juni 2026 WLBY merilis single terbaru berjudul ‘Dianoia’.

Walaupun terkesan lebay, namun dengan frasa yang sederhana, WLBY sepakat mengaminkan mantra yang tersurat dalam alunan musik di single perdana 2026 ini.

Seperti khas-nya, duo gitaris Ben (vokal, gitar) dan Yezki (gitar) seolah permainannya berdansa riang gembira dalam pilar kokoh oleh dentuman bass serta gebukan drum oleh Pison (bass) dan Nuel (drum), seolah olah Dianoia memiliki takdir untuk tumbuh menjadi pribadi yang aktif namun memiliki pribadi yang menyenangkan.

Dianoia sendiri merupakan kata yang diadopsi dari filsafat Yunani yang memiliki arti sebagai pemikiran diskursif dan logis, yang sederhananya merupakan respon terhadap sebuah fenomena hidup yang dipahami dengan logis, rasional dan penalaran sistematis. Dalam proses penulisannya, Pison sebagai lirikus mencoba menceritakan proses pertemuannya dengan sang istri dalam kemasan artistik, sistematik namun tetap nyentrik.

WLBY ingin menyampaikan bahwa masa sulit yang sedang berjalan akan pulih. Dimulai dari rutinitas pekerjaan, keresahan masa depan hingga toxic hubungan akan sembuh dengan bertemu orang yang tepat dalam perkara kasih mengasihi. Niscaya, kedepannya akan tumbuh rasa bahagia yang berlimpah ruah. Perihal musikalitas, WLBY mencoba berkomposisi lebih sederhana dibandingkan mini album “Manusia” di 2023 lalu. Sesuai dengan pergantian identitas menjadi WLBY, penyederhanaan ini diharapkan mampu menjadi kendaraan estetis praktis dalam mengantar makna tersirat dalam surat Dianoia.

Baca Juga :  Formasi Baru, Lawang Pitu Launching Album Anugerah Harmoni di Hard Rock Bali

Single ini perlu diberi atensi dan layak diperdengarkan. Kesederhanaan chord dan ritme musik pada bagian verse dan chorus menjadi kendaraan simpel dan tidak repot dalam menyampaikan suratan yang terkandung dalam tiap kata demi kata. Bahkan seruan lirik dalam setiap chorus menghadirkan rasa “bingung” yang nikmat dan cukup catchy serta cocok untuk dinyanyikan bersama sehingga mampu menjadi momen sing along saat live. Pemilihan sound yang unik hingga eksplorasi harmoni pada tiap register nada di bagian interlude juga menjadi bagian peneman “mabuk melayang” seperti yang sudah dinarasikan dalam setiap bagian versenya, seolah olah perasaan mabuk divalidasi oleh alunan musik pada bagian ini.

Melalui curhatan yang dikemas dalam lirik dan musik, didoakan mampu menjadi pil pereda nyeri terhadap tekanan sosial, yang pada akhirnya kesehatan mental perlu menjadi perhatian.

Setidaknya, WLBY mencoba bermain peran menjadi tabib dalam meracik nyanyian kesembuhan dalam menghadapi dilema dunia. (r)

 

Credits :

Produce by WLBY

Music by WLBY

Lyric by PISON

Recorded at JOS MUSIC LAB, Recording Engineer by WAYAN JOS

Recording Crew by ALM.DANI BADAN

Mixing & Mastering by PUTU DENY SURYA at LENGKUNG LANGIT STUDIO

Artwork by NUEL LAWALATA

Vocal Edited by BAM GEORGE

Related Posts