May 10, 2026
Daerah

PAD Badung Tumbuh 15% di Kuartal I, Komisi III DPRD Ingatkan Kewaspadaan Dampak Konflik Global

Badung-kabarbalihits

Komisi III DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk mengevaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Meski situasi geopolitik global sempat memicu kekhawatiran terhadap sektor pariwisata, realisasi pendapatan daerah hingga akhir Maret 2026 justru menunjukkan tren positif.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung, I Wayan Sandra, mengungkapkan bahwa data dari Bapenda menjawab keraguan publik mengenai dampak perang terhadap kunjungan wisatawan ke Bali, khususnya wilayah Badung. Berdasarkan laporan resmi, PAD Kabupaten Badung hingga 31 Maret 2026 telah menyentuh angka Rp2.146.941.894.009 atau sekitar 22,52% dari total target tahunan sebesar Rp9.532.063.310.896.

“Kekhawatiran kita dengan adanya perang Timur Tengah ternyata telah dijawab oleh Bapenda dengan angka. Triwulan pertama ada kenaikan 15% dari target. Ini membuktikan kedatangan tamu ke Badung masih stabil,” ujar I Wayan Sandra usai rapat, Senin (6/4/2026).

Pertumbuhan PAD pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp287,8 miliar atau tumbuh 15,49% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Kenaikan ini didorong oleh tiga sektor utama: Pajak Daerah, Meningkat sebesar Rp193,8 miliar (13,18%). Retribusi Daerah: Mengalami kenaikan Rp15 miliar (16,70%). Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah: Terutama bersumber dari Dividen PT Bank BPD Bali yang melonjak tajam sebesar Rp96,7 miliar (36,34%).

Lebih lanjut politisi asal Kuta Utara ini menekankan agar pemerintah daerah tidak terlena. Pihaknya mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam membelanjakan anggaran daerah guna mengantisipasi kemungkinan penurunan kondisi ekonomi yang mendadak, berkaca pada pengalaman masa pandemi COVID-19.

“Untuk berikutnya kita harus hati-hati membelanjakan uang. Siapa tahu kondisi drop seperti COVID. Walaupun Bapenda tetap optimis dengan target angka yang ada, kita harus tetap waspada. Jika nanti ada kelebihan (kenaikan), itu akan masuk ke SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran),” tegas politisi senior PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga :  Pohon Tua Creatorium Gelar 'The Participles Vol 2'

Ia juga menambah, capaian positif pada awal tahun ini menjadi modal penting bagi Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga stabilitas fiskal, sembari terus memantau dinamika internasional yang dapat memengaruhi psikologi pasar pariwisata internasional. (r)

Related Posts