
Empat Wakil Rektor Muda Dilantik, UNHI Siap Tancap Gas Menuju Akreditasi 2027
Denpasar-kabarbalihits
Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, SE., MSi., melantik jajaran Wakil Rektor, pejabat struktural, serta unsur pimpinan lainnya di Aula Lantai III Gedung UNHI Denpasar. Pelantikan ini menandai dimulainya era kepemimpinan baru yang didominasi generasi muda.
Empat Wakil Rektor yang dilantik memiliki usia relatif muda atau berasal dari generasi Z, sehingga diharapkan menjadi tonggak transformasi dan penyegaran tata kelola universitas. Saat ini, UNHI dipimpin oleh jajaran pejabat dengan rata-rata usia di bawah 40 tahun.

Adapun susunan Wakil Rektor yang dilantik yakni Wakil Rektor I Bidang Akademik dipercayakan kepada Dr. I Komang Gede Santhyasa, ST., MT., menggantikan Prof. Dr. I Putu Gelgel, SH., M.Hum. Wakil Rektor II Bidang Keuangan dijabat Dr. I Gusti Agung Paramita, S.Ag., M.Si., menggantikan Prof. Dr. I Gede Putu Kawiana, SE., MM.
Selanjutnya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan diemban Dr. WA Sindhu Gitananda, SS., M.Hum., menggantikan Dr. Drs. I Putu Sarjana, M.Si. Sementara Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Teknologi Informasi dijabat Made Adi Widyatmika, ST., M.Si., Ph.D., yang sebelumnya dipegang oleh Santhyasa.
Rektor UNHI Dr. Cokorda Gde Bayu Putra menyampaikan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari kewenangannya sesuai amanat statuta universitas. Penetapan Wakil Rektor sebelumnya telah melalui persetujuan Senat Universitas, sedangkan pengangkatan pejabat di tingkat fakultas seperti dekan, wakil dekan, hingga ketua program studi juga dilakukan berdasarkan persetujuan senat fakultas.
“Hari ini saya menjalankan kewajiban sebagai rektor berdasarkan amanat statuta pasca penetapan para Wakil Rektor. Selanjutnya, dilakukan pelantikan pejabat struktural mulai dari tingkat universitas hingga fakultas,” ujarnya.
Ia menegaskan, ke depan UNHI akan memfokuskan diri pada dua agenda strategis utama. Pertama, penguatan adaptasi sebagai lembaga pendidikan Hindu tertua terhadap berbagai perubahan, termasuk tata kelola dan perkembangan pendidikan tinggi. Kedua, persiapan menghadapi akreditasi institusi pada tahun 2027.
Menurutnya, sejumlah dokumen perencanaan strategis juga tengah digenjot, termasuk rencana strategis lima tahunan serta penyesuaian rencana tata kelola yang sejalan dengan visi universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai dharma.
Terkait minat calon mahasiswa, Rektor mengungkapkan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata masih menjadi favorit dalam satu dekade terakhir, dengan program studi S1 Akuntansi, S1 Manajemen, dan S2 Magister Manajemen. UNHI juga berencana mengembangkan program Magister Akuntansi serta membuka program studi baru.
Selain itu, Fakultas Ilmu Agama, Seni, dan Budaya tetap menjadi identitas utama UNHI sebagai pusat kajian agama dan kebudayaan, termasuk pengembangan program studi hingga jenjang S2 dan S3.
Dalam upaya meningkatkan penjaringan mahasiswa baru, UNHI juga membentuk Biro Marketing, Humas, dan Kerja Sama sebagai langkah pembaruan strategi promosi dan kolaborasi.
“Komitmen kami adalah memperkuat bidang humas, marketing, dan kerja sama dengan meninggalkan pola lama serta menghadirkan strategi baru yang lebih adaptif,” pungkas Rektor UNHI. (kbh1)


