August 1, 2021
Sosial

Peringati Hari Lahir Pancasila, DPC GERCIN Badung Tanam Mangrove di Pesanggaran

Denpasar-kabarbalihits

Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni, Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Kabupaten Badung Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (GERCIN) bersinergi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GERCIN Provinsi Bali melaksanakan Pembersihan lingkungan dan Penanaman Pohon Mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai di Pesanggaran Denpasar Selatan, selasa (1/6).

Ketua DPD GERCIN Bali, I Made Rai Wirata yang ditemui disela -sela kegiatan mengatatakan pembersihan lingkungan dan penanaman pohon Mangrove yang dilakukan serangkaian memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, karena pihaknya melihat langsung di areal ini tidak sedikit pohon Mangrove yang telah mati.

“Matinya pohon Mangrove, mungkin ada hal-hal yang dilakukan oleh oknum atau pihak yang mungkin belum ada kajian amdalnya sehingga mengakibatkan matinya tanaman mangrove yang sebenarnya memiliki manfaat luar biasa untuk kehidupan manusia salah satunya  mencegah Abrasi, intinya Mangrove bisa menjaga kita. Mari kita jaga Mangrove untuk kehidupan kita,”ajaknya.

Rai Wirata yang juga seorang Advokat ini mengatakan, Pancasila merupakan falsafah  dan pedoman Bangsa Indonesia yang sudah diwariskan para pejuang salah satunya Bung Karno.

“Sehingga kita sebagai generasi yang hidup di alam kemerdekaan sudah barang tentu wajib hukumnya mengisi kemerdekaan ini dengan hal positif,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris DPD GERCIN Provinsi Bali, Wayan Pasek Sukayasa yang menyatakan kegiatan penanaman pohon Mangrove ini juga telah sesuai dengan Sastra Agama Hindu, bahwa Panca Maha Butha yakni Butha hita sebagai sebuah pelestarian di alam yang kita cintai ini dapat sangat membantu kehidupan manusia. Pada kesempatan tersebut, Pasek Sukayasa juga menyampaikan kesedihannya melihat Mangrove yang  telah ditanam sebelumnya oleh para leluhur ratusan tahun lalu ternyata kini kering dan mati. Hal ini tidak lepas dari kelemahan atau keteledoran umat manusia atau pihak terkait yang melanggar akibat adanya kepentingan seperti bisnis atau hal lainnya.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Sampaikan Empat Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan

“Kami berharap Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kabupaten jangan hanya melihat mangrove sebagai budidaya, tapi mari lihat mangrove sebagai tanaman yang berguna bagi kehidupan manusia. Tak hanya di Bali namun juga berguna bagi umat manusia di dunia yakni sebagai paru-paru dunia,”ujarnya sembari menegaskan Indonesia sebagai negara yang memiliki hutan mangrove dengan luasan yang cukup besar yakni kurang lebih 35 Juta Hektar sehingga menjadi penyumbang oksigen terbesar bagi negara lain. PBB telah menyalurkan dananya untuk program Hutan Mangrove di Indonesia, semoga Pemerintah khususnya Pemprov Bali untuk mengembalikan Hutan Mangrove agar lestari seperti sebelumnya.

Sementara Ketua DPC GERCIN Badung, I Wayan Hardika menyampaikan kegiatan Pembersihan Lingkungan dan Penanaman Pohon Mangrove ini merupakan sinergitas bersama dengan DPD GERCIN Provinsi Bali pada peringatan hari lahir Pancasila 1 Juni ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mengajak atau meningkatkan kepedulaian  generasi muda akan begitu pentingnya Mangrove untuk kehidupan manusia.

“Jadi sekarang ini banyak kita lihat manusia tidak peduli dengan hutan Mangrove padahal Hutan Mangrove ini dapat mencegah Abrasi yang ada dipesisir pantai,”ujarnya.

Kedepan lanjut Hardika, masyarakat khususnya yang ada di pesisir agar ikut peduli dengan keadaan Hutan Mangrove. Hardika kembali menegaskan untuk menanam tanaman Mangrove tidaklah mudah seperti di Tahura Ngurah Rai Pesanggaran ini yang medannya cukup berat yakni berlumpur dan licin.

“Untuk itu  sekali lagu marilah kita jaga Mangrove ini, karena sangat berguna bagi kehidupan manusia,”pungkasnya.(kbh6)

Related Posts