Pendidikan

Denpasar-kabarbalihits

Kegembiraan terlihat pada mahasiswa international yang mengikuti Warmadewa International Program (WIP) saat mengunjungi pasar tradisional di Bali. Kali ini, kamis (13/4) sebanyak 47 orang mahasiswa yang tergabung dalam WIP Batch 13 diajak ke Pasar Badung sebagai rangkaian workshop atau praktek perjalanan sehingga wawasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di 5 negara berbeda ini bertambah.

Kegiatan ini sekaligus untuk memenuhi harapan mahasiswa international yakni mengenal adat dan budaya Bali termasuk kebiasaan masyarakat di pulau dewata.

Satu persatu pedagang di Pasar Badung mereka hampiri, bahkan ada beberapa mahasiswa yang konsen di salah satu penjual bumbu masakan. Hal ini menunjukkan mereka menemukan sesuatu yang luar biasa dalam menambah wawasan selama belajar di Bali.

Mahasiswa International yang mengikuti program khusus Fakultas Sastra Unwar ini berasal dari Perancis, Jerman, Jepang, Swedia dan Belanda dengan waktu study dari 3 April hingga 21 Juli 2023. Meski berasal dari negara yang berbeda, namun mereka berkolaborasi dengan baik Sehingga terjadi sharing pengetahuan, pengalaman dan budaya masing-masing, tentunya kolaborasi yang terjadi juga melibatkan mahasiswa Fakultas Sastra Unwar.

“Mengunjungi pasar tradisional ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami karena disini kami melihat begitu berbedanya budaya disini dengan Negara kami. Bahkan disini sangat luar biasa!! Saya bisa melihat banyak hal menjadi satu, seperti dagang buah, dagang makanan ringan, bahkan penjual pakaian ada disini,” terang salah satu mahasiswi asal negara Belanda, Britt Bogers.

Mahasiswi lainnya yakni dari Negara Jepang, Kanako Miyata mengatakan, dirinya mengunjungi semua pedagang di 4 lantai Pasar Badung ini.

“Saya melihat ada pedagang daging di lantai 1 lalu saya naik ke lantai 2, disana ada penjual buah-buahan, lantai 3 saya lihat banyak pedagang alat-alat upacara dan di lantai 4 saya lihat pedagang pakaian adat,” ucapnya.

Mahasiswa lainnya, David Lundkvist mengatakan, WIP ini merupakan program yang informative, karena memberi wawasan yang sangat tepat bagi dirinya. Terlebih lagi workshop ini merupakan salah satu kegiatan dalam WIP, sehingga tidak saja dilakukan di dalam kelas, namun juga ada program lain termasuk program excursion dan workshop. (kbh2)

Pendidikan

Denpasar-kabarbalihits

Warmadewa International Program (WIP) kini sudah menginjak angkatan ke 12. Pada periode ini program yang dikelola Fakultas Sastra Unwar tersebut diikuti sebanyak 67 mahasiswa asing.

Orientasi WIP di gelar secara langsung di Gedung Merdeka Denpasar, senin (29/8). Dibuka Dekan Fakultas Sastra Unwar, Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum, terkuak program WIP telah berkembang lebih baik dan lebih besar dengan semakin banyak mahasiswa yang datang dari berbagai negara untuk belajar di Universitas Warmadewa.

“Tepatnya, pada saat yang sama, kami juga memotivasi siswa lokal kami untuk pergi ke luar negeri untuk berpartisipasi dalam mobilitas siswa,” ujar Prof. Kardana.

Untuk angkatan ini, WIP memiliki 67 mahasiswa asing dan mereka berasal dari 8 negara berbeda, seperti 2 mahasiswa dari Austria, 1 mahasiswa dari Denmark, 4 mahasiswa dari Perancis, 8 mahasiswa dari Belanda, 16 mahasiswa dari Swedia dan 1 mahasiswa dari Amerika Serikat. Sementara mahasiswa terbanyak datang dari negara Jerman yang berjumlah  41 orang.

[irp]

“Ini membuktikan bahwa WIP diminati dan layanan akademik serta administratif yang kami berikan telah dirasakan dan diakui secara internasional,” ucap Dekan seraya menambahkan nantinya Peserta WIP akan memiliki kesempatan untuk belajar tari Bali, memainkan alat musik Bali dan cara membuat makanan tradisional Bali.

Exexutive of Asia Exchange, Hannes menyatakan kegiatan ini sangat spesial mengingat banyak hal unik yang bisa dipelajari oleh mahasiswa yang mengikuti program ini.

“Saya berharap lewat program WIP mampu memberikan edukasi baik kepada mahasiswa unwar maupun mahasiswa yang ikut dalam program WIP ini. Seperti mempelajari kehidupan masyarakat lokal di Bali,” pungkasnya. (Kbh2).