Daerah

Badung-kabarbalihits

Dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) mengadakan Forum Kelitbangan Kabupaten Badung dengan tema “Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Rangka Peningkatan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Jumat (10/3) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung. Forum Kelitbangan dibuka Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si. Acara dihadiri Bupati Badung diwakili Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Shaskara, Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah serta Perbekel, Lurah se-Badung. 

Sekda Adi Arnawa atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan mendukung terlaksananya forum kelitbangan tahun ini. Melalui tema yang diangkat, diharapkan semua perangkat daerah yang didalamnya ada ASN, agar tidak ada kekhawatiran terutama dalam mengeksekusi program-program kegiatan yang berbasis anggaran. “Tidak ada artinya kalau kondisi fiskal kita baik, tapi ketika mengeksekusi kita ada keraguan. Oleh karena itu kita hadirkan narasumber kompeten dari Kemendagri yang memberikan kepada kita semua bagaimana tata kelola keuangan, termasuk langkah-langkah yang harus dilakukan, dalam rangka percepatan dari sisi belanja maupun pendapatan,” terangnya.

Secara prinsip Adi Arnawa selalu mendukung dan terus mendorong kegiatan seperti ini agar terus dilanjutkan. Tidak hanya segmennya kepada pimpinan perangkat daerah, tapi semuanya termasuk bendahara dilibatkan guna menumbuhkan percaya diri, sehingga apa yang menjadi target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat tercapai. 

Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni selaku Narasumber sangat mengapresiasi Pemkab Badung melaksanakan kegiatan Forum Kelitbangan ini. Forum kelitbangan dinilai sangat baik karena melibatkan seluruh OPD, stakeholder termasuk perguruan tinggi, Camat dan Lurah serta diikuti secara virtual. Dengan begitu seluruh masyarakat akan mengetahui bagaimana kebijakan pemerintah dan bagaimana kebijakan itu dapat dilaksanakan dengan maksimal. “Untuk itu perlu dikaji, diperdalam, dipahami kembali kemudian diimplementasikan bersama-sama. Dengan pemahaman dan semangat yang sama mudah-mudahan badung jauh lebih hebat lagi, dan lebih maju dengan potensi yang begitu luar biasa,” tambahnya. 

Sementara Kepala Balitbang I Wayan Suambara menyampaikan, tema tersebut sengaja dipilih, karena belajar dari perjalanan tiga tahun terakhir ketika Pemkab Badung dihadapkan pada kondisi keuangan yang sangat kritis akibat pandemi Covid-19. Kondisi ini mengakibatkan penurunan pendapatan asli daerah badung kurang lebih mencapai 80 persen. Terlebih lagi keluar kebijakan pusat untuk melakukan refocusing anggaran, sehingga berimplikasi kepada perencanaan program pembangunan daerah yang sudah tersusun, berdampak pula pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. 

Ditambahkan, seiring menurunnya kasus covid, badung saat ini mulai merasakan menggeliatnya sektor pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian Badung serta PAD mulai mengalami peningkatan. “Kondisi ini masih kita pandang sebagai fase transisi. Untuk itu perlu dilakukan satu redesain konsep, seiring mulai meningkatnya PAD, meski belum seperti tahun-tahun sebelum pandemi covid,” ujarnya. Peningkatan keuangan daerah, harus dikelola dengan baik dan benar, karena semua keuangan daerah harus diimplementasikan pada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Bagi kami APBD adalah salah satu instrumen untuk meningkatkan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (r)

Daerah

Badung-kabarbalihits

Mewakili Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara pelepasan pejabat lama Komandan Kodim (Dandim) 1611 Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, bertempat di Kodim 1611 Badung, Denpasar (22/2). Turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar Wayan Mariyana Wandira, Kapolres Badung Leo Dedy Defretes, Kapolresta Denpasar Bambang Yugo Pamungkas, Danlanud Ngurah Rai Kolonel Putu Sucahyadi, Kapolres Bandara AKBP Ida Ayu Wikarniti, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Ade Sutiawarman, Kejari Badung Suseno dan Kejari Denpasar Rudy Hartono.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bapak Komandan Kodim 1611 Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi beserta segenap jajaran yang selama ini telah banyak membangun sinergi dan kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Badung maupun Kota Denpasar. “Kerjasama dan koordinasi baik sangat mutlak dibutuhkan terlebih bagi Kabupaten Badung yang merupakan daerah pariwisata demi menjaga keamanan pelaku pariwisata dan pengunjung,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, berkaitan dengan pergantian kepemimpinan di jajaran Kodim 1611 Badung tentunya pihaknya berharap koordinasi, kerjasama, sinergitas yang terjalin selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. “Kepada Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi selaku Komandan Kodim 1611 Badung yang telah mengakhiri masa tugasnya, kami atas nama masyarakat, pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan kerja kerasnya selama ini serta selamat melaksanakan tugas di tempat yang baru semoga hubungan baik dapat terus terjaga,” imbuhnya.

Sementara Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi mengucapkan terimakasih kepada Bupati Badung yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Badung atas kehadirannya dalam acara malam pengantar tugas. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam menjalankan tugas ada kesalahan yang dilakukan baik sengaja maupun tidak sengaja dalam melakukan koordinasi dengan Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar selama menjabat sebagai Kodim 1611 Badung. “Tentunya kami juga mohon doa restu agar diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas yang baru,” ungkapnya.(r)

Daerah

Badung-kabarbalihits

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menghadiri upacara piodalan di Pura Dalem Alit, Banjar Wira Dharma, Nyuh Gading Desa Mengwitani dan piodalan di Pura Dalem Brerong, Kahyangan Tiga, Desa Adat Mengwitani. Seusai melakukan persembahyangan Sekda Adi Arnawa melakukan pengukuhan pengurus yowana Desa Adat Mengwitani, bertempat di Pura Dalem Brerong, Senin (20/2). Upacara piodalan di Pura Dalem Brerong ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Batulumbang dari Griya Batulumbang Sibang, turut dihadiri Bendesa Mengwitani I Putu Wendra, Perbekel Desa Mengwitani I Nyoman Suardana, beserta para pemedek se Desa Mengwitani.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa menyerahkan dana aci sebesar Rp. 10 juta kepada Kelian Adat Banjar Wira Dharma I Nyoman Wiratmaja dan Rp 50 juta untuk Pura Dalem Brerong yang diterima langsung oleh Jero Bendesa Adat Mengwitani I Putu Wendra yang disaksikan oleh para pemedek dan masyarakat setempat.

Dalam sambrama wacananya, Sekda Adi Arnawa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung, senang dan bangga atas terlaksananya upacara piodalan di Pura Dalem Alit dan Pura Dalem Brerong, Desa Adat Mengwitani. Berkaitan dengan pelaksanaan upacara piodalan di Pura Dalem Brerong, yang berkaitan dengan upacara acara nutug karya lima belas (15) tahun yang lalu. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Badung ikut mendoakan agar upacara piodalan ini, jagat Badung dan masyarakat Badung mendapatkan kerahayuan. Pihaknya juga mengatakan, kehadiran Pemkab Badung melalui visi Bupati Badung, yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung yakni dari segi kegiatan adat, agama, seni dan budaya,“ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, apa yang menjadi program dari Jero Bendesa, mengenai program Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini di tahun 2024, Pemkab Badung selalu hadir serta ikut membantu kegiatan tersebut, dalam hal ini meringankan beban masyarakat agar dari segi biayanya. ”Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh Jero Bendesa terkait dengan program Ngusaba Nini dapat terlaksana di tahun 2024. Saya mengajak kepada masyarakat disini agar tetap menjaga rasa persatuan, mari bersama-sama menghaturkan bhakti Ida Bhatara yang berstana disini, agar kita semua mendapatkan keselamatan dan kerahayuan,” imbuhnya.

Sementara itu Jero Bendesa Adat Mengwitani I Putu Wendra dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan upacara piodalan di Pura Dalem Brerong, dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Untuk acara ngenteg linggih sudah dilaksanakan lima belas (15) tahun lalu. “Saya mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Sekda Badung yang sudah hadir dan membantu kegiatan upacara piodalan di Pura Dalem Brerong. Adapun jumlah Banjar Adat terdiri dari 15 Banjar dengan jumlah KK sebanyak 1.300 KK di wilayah Desa Adat Mengwitani. Sebelum upacara Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini di Tahun 2024 kami melaksanakan upacara penyekahan,“ jelasnya.(r)

Daerah

Badung-kabarbalihits

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Badung bersama jajaran pengurus dan 2000 anggota KORPRI melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Pantai Jerman, Kecamatan Kuta, Jumat (3/2). Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Badung I Gst. Anom Gumanti, Luh De Sri Mediastuti, Camat Kuta D. Ngurah Bhayudewa serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan bersih-bersih di sepanjang Pantai Kuta khususnya di Pantai Jerman adalah dalam rangka memperingati HUT ke-51 KORPRI. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kebersamaan seluruh anggota KORPRI Kabupaten Badung serta ikut mempromosikan icon baru Pantai Jerman. “Kami seluruh jajaran KORPRI Kabupaten Badung melaksanakan kegiatan bersih-bersih di seputaran patung yang baru dibangun oleh pemerintah. Kegiatan ini juga dalam rangka melaksanakan program dari KORPRI sekaligus rangkaian HUT KORPRI. Kita berharap dengan langkah-langkah ini kita berharap bahwa pantai akan bersih, karena bagaimanapun juga pantai sebagai salah satu obyek pariwisata di Badung. Mudah-mudahan dengan langkah ini setidaknya membantu petugas-petugas kebersihan yang tergabung dalam DLHK, sehingga harapan kita akan tetap terjaga kebersihan di sepanjang pantai,” ujarnya.

Pihaknya berharap kegiatan bersih-bersih pantai ini dilaksanakan secara berkala sekaligus mempromosikan beberapa tempat-tempat wisata yang baru. “Saya sudah perintahkan Sekretaris KORPRI untuk secara berkala, apakah tiga (3) bulan sekali melaksanakan kegiatan seperti ini sambil kita mempromosikan tempat-tempat baru, terutama ada penambahan beberapa tempat-tempat yang baru termasuk penataan SAMIGITA, Ini merupakan salah satu bagian daripada langkah pemerintah untuk mempercantik kawasan pantai dan mendorong wisatawan agar datang ke Bali, khususnya ke Kabupaten Badung,” harap Sekda Adi Arnawa.

[irp]

Sementara itu Sekretaris KORPRI Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengungkapkan, kegiatan bersih-bersih pantai kali ini telah didapatkan sampah sebanyak 13 truk sampah, dimana 1 truk dapat menampung 2 ton sampah. Jadi kalau di totalkan mendapatkan 26 ton sampah di Pantai Jerman ini. “Ada yang unik dalam kegiatan bersih-bersih pantai ini, dimana sampah yang didapatkan salah satunya adalah topi SMP yang berasal dari Jawa Timur. Ini membuktikan bahwa sampah ini juga berasal dari luar pulau Bali,” jelasnya.(r)

Daerah

Badung-kabarbalihits

Pelaksanaan kegiatan Bulan Bahasa Bali merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangka melestarikan adat, seni, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Sekda Badung Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Giri Prasta saat membuka secara resmi Bulan Bahasa Bali Tahun 2023 di Kabupaten Badung bertempat di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Kamis (2/2).

Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Ayu Parwata, Ketua DWP Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Gde Eka Sudarwitha, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung Gusti Made Dwipayana, Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, serta Majelis Madya Desa Adat dan undangan lainnya.

“Mewakili Bapak Bupati dan Pemerintah saya berharap kepada tim pembina, tim penilai dan jajaran dinas kebudayaan bagaimana kedepannya kualitas kegiatan ini bisa terus ditingkatkan, karena bagaimanapun juga hal ini merupakan hal yang sangat mendasar dalam rangka menjaga budaya kita, terlebih pariwisata kita berbasis budaya, untuk ini harus tetap dijaga dan dilestarikan secara berkelanjutan,” ujar Sekda Adi Arnawa.

Dirinya mengungkapkan, selama ini Pemerintah Kabupaten Badung telah banyak memberikan perhatian dan apresiasi dalam hal pelestarian budaya. Bahkan terkait pelaksanaan bulan Bahasa Bali yang diimplementasikan dengan berbagai lomba, yang melibatkan Desa Adat dan anak-anak sekolah. Ditegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung komit untuk terus melakukan peningkatan kualitas pelaksanaan sampai kepada peningkatan jumlah hadiah bagi para pemenang lomba.

“Saya juga meminta kepada anak-anak, anak muda dan masyarakat Badung agar jangan sampai melupakan aksara Bali maupun bahasa Bali, meskipun sekarang banyak orang bersekolah di Sekolah Internasional tapi dia tidak boleh melupakan budayanya. Seperti apa yang sering diingatkan oleh Pak Bupati modernisasi jangan sampai menggerus akar budaya kita,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Badung Gde Eka Sudarwitha melaporkan bulan Bahasa bali Kabupaten Badung tahun 2023 mengambil tema “Segara Kertih Campuan Urip Sarwa Prani” yang bertujuan menjadikan Bulan Bahasa Bali sebagai lingga stana melestarikan aksara Bahasa dan sastra Bali dalam rangka menjaga kesucian wilayah Kabupaten Badung beserta segenap isinya.

“Aksara bahasa dan sastra Bali sebagai sumber sejarah, sumber ilmu pengetahuan, sumber seni budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan oleh anak-anak, anak muda dan masyarakat Kabupaten Badung.

[irp]

Pelaksanaan bulan Bahasa Bali ini menggunakan dana APBD Badung tahun 2023 sebesar Rp 388 juta lebih dengan berbagai lomba seperti menulis aksara Bali, menulis lontar, membaca lontar, bercerita Bahasa Bali, lomba pidato Bahasa Bali, debat Bahasa Bali serta panggung apresiasi sastra Bali,” jelasnya.(r)