Pendidikan

Badung – kabarbalihits

Dengan dimulainya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) LPD Sarjana Terapan Akuntansi Manajerial Tahun Akademik 2024/2025, Politeknik Negeri Bali menandatangani Memorandum Of Agreement (MoA) dengan Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD Provinsi Bali, pada Sabtu (14/9/2024) di Gedung Widya Guna Kampus Politeknik Negeri Bali.

Program RPL LPD Sarjana Terapan Akuntansi Manajerial merupakan program kerjasama antara Politeknik Negeri Bali, khususnya Jurusan Akuntansi dengan LP LPD Provinsi Bali. Dengan program RPL ini, pegawai LPD yang memenuhi kriteria dapat mengikuti perkuliahan di Jurusan Akuntansi PNB dengan waktu kuliah 2 semester, untuk memperoleh gelar Sarjana Terapan. Pada angkatan pertama ini, program ini diikuti 64 peserta dari LPD di wilayah Kabupaten Badung.

Direktur Politeknik Negeri Bali, I Nyoman Abdi, SE., M.eCom mengatakan Program RPL LPD merupakan salah satu bentuk dukungan PNB dalam meningkatkan kualitas SDM  dan pemberdayaan LPD di Bali. Kontribusi PNB juga diwujudkan dalam bentuk keringanan biaya UKT pada program RPL LPD ini. Jika biasanya program kelas kerjasama yang diselenggarakan PNB dikenakan biaya Rp. 7,5 juta per semester, khusus untuk  program RPL LPD ini hanya dikenakan biaya Rp. 4 juta per semester.

“Kita memberikan keringanan ini, tujuannya untuk PNB berkontribusi terhadap LPD. Peran Politeknik Negeri Bali terhadap pemberdayaan LPD, tentu dalam membuat mereka ringan untuk membayar UKT. Dengan begitu akan semakin banyak teman-teman LPD yang upgrade SDM-nya menjadi lebih kompeten. Ada juga kontribusi dari BPD dan LP LPD. Dengan kerja keroyokan ini, saya sangat meyakini LPD ini akan semakin meningkat kualitas SDM-nya,” kata Nyoman Abdi.

Program RPL LPD juga mendapat dukungan dari Bank BPD Bali, yang membantu biaya setiap peserta sebesar Rp 1,5 Juta per semester selama 2 semester.  Direktur Utama Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma SH, MH, mengatakan program RPL LPD ini sejalan dengan misi Bank BPD Bali dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia di Bali. Disamping itu program ini juga menguatkan sinergi antara BPD dengan LPD yang telah terjalin sejak lama.

“Tentunya sejalan dengan program kita, misi Bank BPD Bali untuk meningkatkan kapasitas SDM di Bali. Melalui program RPL LPD yang diselenggarakan PNB ini bisa menguatkan sinergi Bank BPD Bali dengan LPD yang telah terjalin sejak lama. Harapannya program ini dapat meningkatkan kualitas SDM, karena tantangan ke depan semakin meningkat, dan resiko yang dihadapi juga meningkat,” ungkap Nyoman Sudharma.

Sementara Plt. Kepala LP LPD Provinsi Bali, I Nengah Karma Yasa, SE. mengatakan diselenggarakannya program RPL LPD didasari atas kebutuhan peningkatan kualitas SDM LPD di Bali. Pihaknya bekerjasama dengan Politeknik Negeri Bali karena sebelumnya kerjasama antara LP LPD dengan PNB telah terjalin dengan baik, dalam hal hibah modal dan membangun aplikasi bagi LPD. Kabupaten Badung dipilih sebagai pilot project dalam Program RPL LPD karena  LPD di Kabupaten Badung sangat bervariasi, mulai dari yang punya aset sangat besar hingga sangat kecil.

“Kami berhadap kerjasama awal ini akan menjadi kerjasama berkelanjutan di masa mendatang untuk SDM LPD di seluruh Bali. Dari awal, PNB sudah berkomitmen untuk memberikan kemudahan. Bukan menggratiskan, tapi memberikan kemudahan pembiayaan. Dan ada juga sharing cost dari BPD dan dari LP LPD,” terangnya.

Ketua Jurusan Akuntansi PNB, I Made Bagiada, SE., M.Si., Ak. mengatakan 64 peserta program RPL LPD telah melewati proses assessment yang dilakukan assessor RPL. Pada awalnya ada 90 orang yang mendaftar, namun hanya 64 orang yang dinyatakan berhasil melewati proses assessment.

“Untuk proses pembelajaran kita mengacu sesuai aturan, yaitu 16 kali pertemuan per semester setiap mata kuliah. Proses pembelajaran kita mulai pada 17 September ini. Untuk saat ini, kita mix antara on line dan off line oleh dosen-dosen PNB yang sudah expert di bidangnya. Kami dari Jurusan Akuntansi PNB sangat berkomitmen dalam peningkatan SDM LPD melalui program RPL ini,” kata Made Bagiada.

[irp]

Kegiatan Kick Off Program RPL LPD sekaligus penandatanganan Memorandum of Agreement antara PNB dengan LP LPD juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana, SE.,M.Si yang mewakili Wakil Bupati Badung, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, serta BKS LPD Kabupaten Badung. (kbh7)

Pendidikan Sosial

Badung – kabarbalihits

Politeknik Negeri Bali melalui gabungan dari Jurusan Administrasi Bisnis, Teknik Elektro dan Teknik Sipil, bersama pihak NGO yaitu Greenpeace melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Banjar Brahmana, Desa Sangeh, Abiansemal, Badung. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni pada Jumat, 7 September 2023 dan Sabtu, 8 September 2023.

Pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian fundamental dalam penerapan Tri Dharma perguruan tinggi yang melibatkan, dosen, mahasiswa maupun pihak eksternal lainnya. Melalui pengabdian Skema Internasional ini diharapkan kerjasama antara Politeknik Negeri Bali dengan pihak NGO yaitu Greenpeace dapat membantu masyarakat khususnya petani di banjar brahmana, desa Sangeh.

Krama Subak Munduk Babakan Banjar Brahmana Desa Sangeh memiliki ladang yang kering sehingga Beberapa petani ada yang beralih ke tanaman lain karena sawahnya kurang produktif. Sumur bor merupakan alternatif yang potensial karena sumber air yang melimpah dibawah tanah. Melihat permasalahan tersebut, Politeknik Negeri Bali bekerjasama dengan Greenpeace menyediakan pompa sumur bor bertenaga dengan berbasis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pemanfaatan PLTS ini merupakan salah satu penerapan energi terbarukan atau renewable energy yang hemat biaya.

Pada hari pertama, kegiatan pengabdian ini dimulai dengan gotong royong untuk membersihkan area PLTS serta memasang pompa, pipa dan tandon. Selanjutnya, ada percobaan pengunaan sumur bor dan edukasi pemeliharaan PLTS tersebut. Sebelumnya, masyarakat juga melakukan pre-test untuk mengetahui kapasitas pengetahuan mereka mengenai energi terbarukan dan melakukan post-test setelah kegiatan berakhir.

Pada hari kedua, pengabdian dilanjutkan dengan sosialisasi Renewable energy dengan marketing communication Yaitu penyampaian informasi dengan berbagai media di SDN 1 Sangeh. Dalam kesempatan tersebut, Politeknik Negeri Bali berkolaborasi dengan Greenpeace memberikan edukasi kepada siswa SDN 1 Sangeh yang hadir mengenai energi terbarukan dan pemanfaatannya.

Edukasi ini dilakukan dengan pemberian materi Melaluo buku dan konten video tiap kelas dengan animasi Dan ilustrasi yang menarik, praktek membuat robot mobil yang dilengkapi dengan panel Surya, Memasang bersama lampu panel Surya yang diberikan untuk sekolah serta terakhir mengajak para siswa ke lokasi PLTS. Sebelum edukasi, juga dilaksanakan pre-test untuk mengetahui kapasitas pengetahuan siswa mengenai energi terbarukan dan membagikan modul pembelajaran dilanjutkan membagikan post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan sesudah dilakukannya sosialisasi.

Klian Subak Munduk Babakan Banjar Brahmana, Dewa Putu Anom Bawa sangat mengapresiasi dan berterimaksih kepada Politeknik Negeri Bali bersama Greenpeace yang telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Banjar Brahmana karena telah menyediakan pompa sumur bor bertenaga dwngan berbasis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

“PLTS ini sangat bermanfaat bagi pengairan sawah, air untuk kegunaan sehari-hari bagi Masyarakat, siswa SD serta guru-guru termasuk untuk minum ternak. harapannya agar kolaborasi antara desa dan pihak Politeknik Negeri Bali serta Greenpeace dapat berlanjut” ujarnya.

Sementara Ketua pelaksana PKM Politeknik Negeri Bali, Ketut Vini Elfarosa, SE., M.M., mengatakan, sebelum PKM ini dilaksanakan, para petani kesulitan untuk mencari akses air untuk mengairi sawah serta kegunaan sehari-hari mereka sehingga hasil panen mereka tidak maksimal. “Diharapkan dengan pengabdian dapat mengatasi dan mengedukasi masyarakat mengenai energi alternatif yaitu energi terbarukan sebagai salah satu solusinya” ucapnya.

[irp]

Sementara Renewable Energy Campaigner dari Greenpeace, Hadi Priyanto mengatakan bahwa kolaborasi bersama antara Politeknik Negeri Bali bersama Greenpeace dan desa Sangeh merupakan sebuah hal positif untuk mengenalkan energi terbarukan kepada masyarakat. ” Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan penerapan teknologi berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dapat membantu proses irigasi serta pemenuhan kebutuhan masyarakat akan air bersih dengan lebih mudah, dekat, dan hemat biaya” jelasnya. (r)

Pendidikan

Badung – kabarbalihits

Politeknik Negeri Bali (PNB) menerima 72 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Program ini merupakan upaya untuk memperkuat rasa persatuan dan toleransi di tengah berbagai keragaman mahasiswa di Indonesia.

Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Politeknik Negeri.Bali, diterima langsung oleh Direktur PNB, I Nyoman Abdi, SE., M.eCom, di gedung Widya Padma PNB, pada Senin (11/9/2023). Ke-72 mahasiswa tersebut berasal dari 30 perguruan tinggi di berbagai wilayah nusantara, diantaranya Jakarta, Malang, Padang, Medan, Pontianak, Samarinda, dan Lhokseumawe.

Pada kesempatan tersebut, I Nyoman Abdi mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya menerima 72 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang beraneka ragam. Menurutnya program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa dalam memperkuat persatuan dan toleransi di tengah berbagai keragaman di Indonesia. Disamping itu Nyoman Abdi juga merasa bangga karena minat mahasiswa dari seluruh Indonesia mengikuti program pertukaran mahasiswa di PNB sangat tinggi. Tercatat ada 1124 mahasiswa yang mendaftar mengikuti program ini, namun hanya diterima 72 orang karena keterbatasan daya tampung.

“Itu menandakan Politeknik Negeri Bali diminati, namun karena daya tampung, kita baru menerima 72 mahasiswa. Mungkin nanti tahun depan akan kita tambahkan. Kegiatan yang memiliki tagline Bertukara Sementara, Bermakna Selamanya ini akan terus kita dorong, sehingga toleransi semakin kuat dan menjadi suatu kekuatan yang mendukung kinerja mahasiswa,” kata Nyoman Abdi.

Koordinator Pertukaran Mahasiswa Merdeka PNB, Ni Wayan Dewinta Ayuni, S.Si, M.Si. mengatakan ke-72 mahasiswa peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka akan mengikuti perkuliahan dan berbaur dengan mahasiswa PNB selama 1 semester. Selain mengikuti mata kuliah sesuai pilihan, mereka juga akan mengikuti kelas modul nusantara.

“Yang utama yang wajib mereka ambil adalah kelas modul nusantara. Itu adalah mengenal kebhinekaan, refleksi, inspirasi, dan kontribusi sosial kepada masyarakat. Yang lainnya sama seperti perkuliahan reguler. Jadi mereka diperbolehkan mengambil paket SKS yang diinginkan di program studi yang mereka tuju,” jelas Dewinta.

Sementara peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka di PNB mengungkapkan rasa bahagianya, bisa terpilih mengikuti kegiatan ini. Salah seorang peserta dari Universitas Negeri Padang, Hikmal Akbar mengatakan sengaja memilih PNB dalam program ini, karena tertarik mengikuti perkuliahan terkait pariwisata.

“Menurut saya PNB ini memiliki visi misi yang sangat jelas. Disamping itu PNB ini kan berlokasi di Bali, dimana Bali memiliki destinasi yang sangat menarik, sehingga saya bisa mempelajari hal-hal yang baru, yang berbeda dengan Sumatera Barat,” kara Hikmal.

Hal senada diungkapkan peserta dari Politeknik Negeri Lhokseumawe, Brian Zurifqyaldi yang memilih PNB karena tertarik mengunjungi keindahan alam dan pariwisata di Bali. Disamping itu dirinya juga terkesan bisa bertemu mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Sebelumnya saya belum pernah seperti ini, karena teman-teman di program ini dari berbagai daerah. Jadi saya bisa jumpa teman-teman dari daerah Sumatera, Manado, dan sebagainya,” ungkap Brian.

Sementara peserta dari Politeknik Negeri Manado, Elizabeth Octaviela mengatakan dirinya masih dalam proses menyesuaikan diri dengan teman-teman baru yang beraneka ragam dari seluruh nusantara. Mahasiswa yang di kampus asalnya mengambil jurusan Manajeman Bisnis ini, akan mengikuti perkuliahan di program studi Bisnis Digital di PNB.

“Saya masih agak malu-malu karena ini dari berbagai daerah. Saya masih menyesuaikan cara berbicara dengan bahasa masing-masing. Namun saya senang bisa mengenal daerah dan budaya dari teman-teman yang lain,” kata Elizabeth.

[irp]

Selain menerima mahasiswa dari seluruh nusantara, Politeknik Negeri Bali sebelumnya juga telah mengirim 41 mahasiswanya mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di 10 Perguruan Tinggi di Indonesia. (kbh5)

Pendidikan

Badung – kabarbalihits                        

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023, Politeknik Negeri Bali (PNB) berkolaborasi dengan Danone AQUA melalui PT Tirta Investama menyelenggarakan Seminar Nasional pada Selasa (21/2/2023) di Kampus Politeknik Negeri Bali. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan dengan Peluncuran Bank Sampah di lingkungan Kampus yang digagas bersama Bali Wastu sebagai mitra Danone AQUA dalam pengelolaan Sampah.

Seminar bertema “Green Campus Politeknik Negeri Bali Mendukung Circular Economy dengan Bank Sampah”, diikuti ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Bali, pegiat lingkungan, serta sejumlah siswa SD dan SMP di wilayah sekitar kampus Politeknik Negeri Bali di Bukit Jimbaran. 

Sustainable Director Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan persoalan sampah, terutama sampah plastik merupakan persoalan global yang terjadi di seluruh dunia. Berdasarkan data dari Indonesia National Plastic Action Partnership yang dirilis pada Bulan April 2020, Indonesia menghasilkan 6,8 juta ton sampah plastik dan 620.000 ton diantaranya masuk ke sungai, danau dan laut.

Sebagai upaya menanggulangi persoalan sampah plastik tersebut, Danone AQUA telah berkomitmen menerapkan sirkular ekonomi dengan memperpanjang daur hidup kemasan plastik untuk diolah kembali menjadi kemasan produk AQUA dengan standar pangan. Bahkan, kemasan AQUA di Bali kini telah 100% terbuat dari material daur ulang.

[irp]

Disamping itu, pihaknya juga mendukung berbagai upaya penanggulangan sampah plastik, salah satunya melalui bank sampah. Karena itu, Danone AQUA sangat mendukung kolaborasi dengan Politeknik Negeri Bali dalam mewujudkan bank sampah di kampus Politeknik Negeri Bali.

“Program ini adalah program yang luar biasa, yang tentunya kita harapkan bisa membantu upaya pengeloaan sampah di kampus dan tentunya juga dengan masyarakat dan sekolah di sekitar kampus. Sehingga upaya kita semua dan target pemerintah dalam mengelola sampah di Bali khususnya, bisa terwujud, dengan inisiatif yang luar biasa ini antara Danone AQUA dan Politeknik Negeri Bali,” ungkap Karyanto Wibowo.

Wakil Direktur IV Politeknik Negeri Bali, Dr. I Ketut Sutama, MA mengatakan Politeknik Negeri Bali telah menjadi Pusat Unggulan Teknologi Green Tourism di Indonesia, yang salah satu implementasinya dengan menjadikan kampus Politeknik Negeri Bali menjadi Green Campus. Penerapan Green Campus diwujudkan dengan menanamkan kepedulian lingkungan bagi seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Bali melalui berbagai kegiatan berkaitan dengan lingkungan.

Disamping itu di Politeknik Negeri Bali juga terdapat komunitas pecinta eco enzyme yang sangat berguna bagi lingkungan dengan memanfaatkan sampah organik. Kini konsep green campus diperkuat lagi dengan diluncurkannya Bank Sampah di Kampus Politeknik Negeri Bali berkolaborasi dengan Danone AQUA untuk mengelola sampah anorganik.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, kami akan bekerjasama dengan siapapun yang betul-betul ingin menjaga lingkungan kita, yang bisa dikatakan sudah sangat rusak oleh kita sendiri. Maka kita merasa perlu dari kampus memberi edukasi kepada semua pihak terkait dengan persoalan sampah ini, “ jelas Ketut Sutama.

Sementara Wakil Direktur II Politeknik Negeri Bali, I Ketut Parnata, SE.,MMA.Ak mengatakan sebelumnya pengolahan sampah di Politeknik Negeri Bali masih dilakukan secara konvensional, dengan cara menampung sampah yang kemudian dibuang ke TPA. Kerjasama antara Politeknik Negeri Bali dan Danone AQUA dalam mewujudkan bank sampah awalnya diinisiasi oleh Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Politeknik Negeri Bali. 

“Kita sangat tertarik dengan apa yang ditawarkan oleh Danone AQUA bersama Bali Wastu yang menurut kami sangat bermanfaat, sehingga kami sangat mendukung kerjasama ini,” ungkap Ketut Parnata.

[irp]

Dengan adanya bank sampah di kampus Politeknik Negeri Bali, seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Bali dapat berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dengan cara menukarkan sampah anorganik, seperti plastik, kertas, dan logam menjadi tabungan uang. Bank sampah ini juga terbuka melayanai masyarakat dan siswa sekolah di sekitar kampus Politeknik Negeri Bali di Bukit Jimbaran. (kbh5)

Pendidikan

Badung – kabarbalihits

Politeknik Negeri Bali terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitranya. Kali ini PNB melakukan sinergi dengan guru BK SMA/ SMK se-Bali melalui gathering yang digelar di Badung (7/2/2023). Gathering ini sekaligus memperkuat sinaergi menjelang pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023.

Gathering Politeknik Negeri Bali bersama Guru BK SMA/ SMK dihadiri 140 guru BK dari seluruh Bali. Gathering kali ini mengambil tema “Melalui SNPMB Kita Perkuat Sinergi Dalam Mempersiapkan SDM Unggul”. Direktur PNB, I Nyoman Abdi, S.E., MeCom. mengatakan gathering dengan guru BK SMA/SMK se-Bali adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan Politeknik Negeri Bali. Menurutnya, kebersamaan dengan guru SMA dan SMK sangat penting dilakukan sebagai langkah bersama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten dan  mampu berkompetisi secara internasional.

“Karena kalau tidak kita lakukan bersama sama, tentu hasil yang bisa kita capai tidak maksimal, maka hari ini kita akan berikhtiar bersama. Kita akan bersinergi bersama agar langkah kita ke depan, Politeknik Negeri Bali yang didukung dengan guru-guru bisa maju bersama secara lebih kuat. Tegap berdiri di posisi pada hari ini untuk menatap langkah ke depan yang lebih strategis, maka kami hadirkan guru-guru BK. Jadi kami menyampaikan terima kasih. Ke depan akan kita lebih kuatkan lagi langkah ini, sehingga benar-benar semua SMA semua SMK kita hadirkan dalam kegiatan yang sangat penting ini. Karena tujuannya mulia, tujuannya adalah menghasilkan lulusan yang berkompetisi secara nasional maupun internasional,” jelas Nyoman Abdi.

Nyoman Abdi menambahkan, sinergi PNB dengan guru BK SMA/ SMK se-Bali juga diwujudkan melalui penyertaan guru-guru BK tersebut dalam kepanitiaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023. Guru-guru BK akan bertugas memberikan informasi dan sosialisasi terkait SNPMB di sekolahnya masing-masing.

Salah seorang guru BK dari SMA Negeri 1 Bebandem, Arista Dewi mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta dalam gathering yang dilaksanakan Politeknik Negeri Bali. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat berguna dalam memupuk kebersamaan sekaligus berbagi informasi yang akan disampaikan kepada siswanya.

“Sungguh sangat luar biasa sekali kami guru BK dari seluruh Bali memiliki kesempatan bisa hadir di tempat ini untuk bersama-sama menjalin kerjasama sekaligus berbagi informasi yang akan disampaikan kepada siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Unit Publikasi Politeknik Negeri Bali, I Made Sura  Ambara Jaya, SE.,MMA. menjelaskan kegiatan gathering dengan guru BK SMA/ SMK se-Bali merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Unit Publikasi, untuk menjalin sinergi sekaligus mensosialisasikan program-program yang ada di Politeknik Negeri Bali.

[irp]

“Jadi kegiatan ini sesuai dengan arahan Bapak Direktur, itu akan rutin kami lakukan setiap tahun. Bahkan ke depan bukan hanya 140 guru BK yang ada di Bali. Mungkin akan kami tingkatkan lagi, untuk lebih banyak lagi bisa mengundang guru BK SMA dan SMK,” jelas Made Sura.

Kegiatan gathering ini diisi dialog dengan narasumber Direktur PNB, I Nyoman Abdi, S.E., MeCom. serta 2 narasumber dari dunia industri, yaitu Manager General Affair & Associates Relation St. Regis Bali Resort, I Dewa Gede Putrayadnya, dan General Manager The One Legian, Sang Putu Eka Pratama. Selain itu juga dilakukan sosialisasi pelaksanaan SNPMB 2023 dengan salah satu narasumber  Wakil Direktur I Politeknik Negeri Bali, A.A Ngurah Bagus Mulawarman, ST., MT. (kbh7)