Pendidikan

Denpasar-kabarbalihits

Semakin mewujudkan visi Universitas Warmadewa sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan yang bermutu, berintegritas, berwawasan ekowisata, dan kompetitif secara global pada tahun 2034, Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar First International Community Service Seminar of Ecotourism. Seminar International yang bertempat di Ruang Sri Kesari Mandapa Unwar, rabu (16/11) ini mengambil tema Ecotourism Challenges and Opportunities in The Modern World.

Tampil sebagai pembicara dalam seminar international kali ini berasal dari perguruan tinggi lintas negara, diantaranya adalah Naori Miyazawa, Ph.D dari Waseda University, Japan, Amelia Reforba Nicolas, Ph.D dari CBSUA, Philippines, Ts. Dr. Aida Firdaus Muhammad Nurul Azmi dari UITM Shah Alam, Malaysia serta dari Unwar yakni Dr. Ir I Gusti Bagus Udaya, M.Si, Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si, dr. Ayu Naya Kasih P, S.Ked.,M.Biomed dan Kadek Windy Candrayana, ST.,MT.

Ketua Panitia Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, MP., mengatakan seminar ini diselenggarakan selama 2 hari yakni dari tanggal 16-17 Nopember 2022 dan merupakan seminar yang pertama untuk Pengabdian Kepada Masyarakat Unwar. Dikatakan, para pembicara  akan sharing knowledge dan pengalamannya yang berbasis research. Hari pertama diikuti oleh kurang lebih 500 peserta dan hari kedua akan melakukan presentasi dari masing-masing tim pengabdi kurang lebih 146 dosen yang akan mempresentasikan hasil pengabdiannya dan diikuti oleh anggotanya.

“Diharapkan ini bisa sebagai langkah awal seminar pertama bagi LPM dan tentunya di tahun mendatang jika melakukan kegiatan seminar internasional community service bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Kepala LPM Unwar Prof. Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, SH., MH., M.Hum., berharap, Unwar bisa bekolaborasi dengan masyarakat internasional dari perguruan tinggi internasional yang akan memberikan nilai tambah pada lembaga. Menurutnya, Bali memiliki kearifan lokal berkaitan dengan pertaniannya, subak maupun ekowisatanya.

“Yang mana ekowisata ini memberikan aura kepada lembaga-lembaga lain bahwa ekowisata merupakan ciri dari Warmadewa,” ujarnya sembari juga berharap dengan adanya seminar internasional ini perguruan tinggi luar negeri bisa diajak berkolaborasi untuk melihat bagaimana pengabdian di Bali bahkan di Indonesia sehingga bisa mengabdi kepada kepentingan masyarakat terutama kesejahteraan masyarakat di Indonesia dan di dunia pada umumnya.

[irp]

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., mengatakan seminar international ini merupakan moment penting karena kegiatan yang bernuansa internasional semakin hari kian meningkat, sesuai dengan visi Unwar yang ingin competitive globally tahun 2034 dan merupakan pondamen penting untuk tinggal landas menuju tahun 2034.

“Oleh sebab itu sebagai pimpinan universitas, saya tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini. Ini menunjukkan bahwa kemampuan internasional kita dalam berkomunikasi sudah menunjukkan hasil yang positif,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada LPM Unwar yang kali ini sudah mampu menyelenggarakan seminar internasional tentang Community Service dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri. Ia berharap kegiatan Pengabdian Masyarakat di level internasional harus terus digalakkan dan kerjasama, baik di bidang research maupun di bidang community service di level internasional bisa ditingkatkan dalam rangka mewujudkan go global tahun 2034.

Pembicara, Naori Miyazawa dalam kesempatan tersebut menceritakan pengalamannya selama dua tahun menggarap proyek dalam membantu para petani di Kabupaten Gianyar, termasuk pola pemasarannya karena yang terjadi setelah panen, para petani tidak bisa menjual hasil panen dengan maksimal.

“Sekarang saya ingin menjalin kerjasama dengan Universitas Warmadewa yang lebih kuat. Karena di Warmadewa ternyata banyak memiliki peneliti untuk melakukan penelitian dan community service,” pungkasnya.(kbh2)

Pendidikan

Bangli-kabarbalihits

Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Warmadewa menyelenggarakan penyuluhan terkait Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dalam Menjaga Nilai Kearifan Lokal Bali di Desa Wisata Penglipuran, Kubu, Bangli pada selasa, 19 Juli 2022. Acara dihadiri oleh Narasumber Penyuluhan, Jro Bendesa Adat Penglipuran, Kerta Desa, Prajuru Adat, Pecalang, dan Krama Adat Penglipuran.

Dalam penyuluhan tersebut terdapat beberapa pemaparan materi, diantaranya, kasus-kasus yang diduga akan memunculkan konflik di Desa Adat berkaitan dengan Tanah Adat oleh Jro Bendesa Desa Adat Penglipuran. Selanjutnya, kontruksi hukum dan penulisan perarem terkait dengan konflik desa adat oleh Prof. Dr. I Made Suwitra, SH., MH. dan materi Penyelesaian Konflik Berbasis Non Litigasi atau (Hukum Perdamaian Desa) oleh Prof. Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, SH., M.Hum., MH.  Dengan moderator oleh Sekretaris LPM Unwar, I Ketut Selamet, SE., M.Si.

Jro Bendesa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran akademisi dari Universitas Warmadewa di Desa Penglipuran. Dalam kegiatan ini nantinya krama Desa Adat Penglipuran meminta ada masukan dan arahan secara akademisi terkait berbagai permasalahan yang terjadi di Krama Desa Adat Penglipuran. Harapannya program ini mampu berjalan dengan baik serta berbagai ilmu yang diberikan oleh akademisi ini mampu bermanfaat bagi Krama Desa Adat.

[irp]

Kepala LPM Unwar, Profesor I Wayan Wesna Astara menyampaikan bahwa program penyuluhan ini merupakan serangkaian PPDM LPM Universitas Warmadewa. Pada kegiatan ini menghadirkan perwakilan prajuru dan krama adat serta akademisi yang bertujuan untuk memberikan penyuluhan dalam penyelesaian permasalahan yang dimiliki oleh Krama Adat Penglipuran. Harapannya dalam kegiatan ini, berbagai masalah yang telah di hadapi krama adat agar disampaikan dalam pertumuan ini.

Acara juga diisi dengan Penyerahan Buku karya Profesor Wayan Wesna Astara kepada Jro Bendesa Adat Penglipuran. (r)