Sosial

Badung -kabarbaihits

Program bantuan hari raya Rp 2 juta per KK di Kabupaten Badung untuk memenuhi janji kampanye Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta sepertinya tidak bisa berjalan mulus, dan cenderung memicu kekisruhan di masyarakat akibat bebragai persyaratan yang harus dipenuhi. Padahal saat kampanye persyaratan tersebut tidak disampaika, bahkan dijanjikan seluruh KK di Badung akan mendapatkan bantuan tanpa terkecuali.

Terbaru, tanggapan disampaikan salah seorang politisi senior Golkar sekaligus mantan Anggota DPR RI Dapil Bali dua periode, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra yang ditemui di kediamannya di Jero Kawan Kerobokan, Badung, Kamis 13 Maret 2025.

Bahkan tokoh masyarakat yang populer disapa Gus Adhi ini secara tegas menolak bantuan tersebut dan mengembalikan formulir yang telah disodorkan kepadanya. Meski memenuhi semua kriteria sebagai penerima bantuan.

“Saya sempat diberikan blangko oleh kepala lingkungan, tapi saya kembalikan. Walaupun masuk dalam kriteria penerima, saya merasa tidak pantas menerimanya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Adhi menyatakan masih banyak masyarakat yang lebih membutuhkan bantuan ini dibanding dirinya. Oleh karena itu ia meminta prajuru adat setempat untuk mencarikan pengganti yang lebih berhak menerima atau menghibahkan bantuan ini kepada yang lebih membutuhkan.

“Bukan berarti saya menolak rezeki, tapi saya melihat program ini dari sisi kriteria penerima masih belum mencerminkan keadilan di masyarakat,” tegasnya.

Selain mempertanyakan asas kepatutan, Gus Adhi juga menyoroti landasan hukum program ini. “Saya coba pelajari aturan hukumnya, tapi sampai saat ini saya belum menemukan dasar hukum yang jelas untuk pemberian bantuan ini. Apa cantolan hukumnya? Saya belum melihatnya,” kata Gus Adhi yang juga seorang Advocat ini.

Lantas Gus Adhi berharap, agar Bupati Badung  mempertimbangkan aspek hukum secara matang sebelum merealisasikan program ini. Ia berpesan bahwa meskipun program ini merupakan janji kampanye, bukan berarti harus dijalankan jika berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kepemimpinannya.

“Meskipun program ini sudah menjadi janji kampanye, tidak berarti harus dijalankan jika berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kepemimpinan beliau. Ini hanya saran saya,” tutupnya.kbh6.

Daerah Olahraga

Badung -kabarbalihits

Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa Wilayah Bali Masa Bhakti 2024-2029 dilaksanakan di Hotel Inna Bali Heritage Minggu (25 /8/202).

Mengusung spirit “Era Baru PPS Kertha Wisesa: Persatuan, Transparansi dan Prestasi”. Pelantikan ini dilakukan langsung Ketua DPP PPS Kertha Wisesa Ketut Widiana Karya.

Acara turut dihadiri Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (AMP) yang akrab disapa Gus Adhi yang merupakan bagian dari keluarga besar PPS Kertha Wisesa dan pernah menjadi Ketua DPD PPS Kertha Wisesa beberapa tahun sebelumnya dan kini menjadi Dewan Penasihat PPS Kertha Wisesa Bali. Turut hadir pula pembina DPC PPS Kertha Wisesa Denpasar Made Muliawan Arya alias De Gadjah, Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Suyasa, Ketua Umum Koni Bali, perwakilan Ketua IPSI Bali dan undangan lainnya.

Seusai dilantik, menjadi Ketua Umum DPD PPS Kertha Wisesa periode 2024-2029, Putu Ari Purnawan menyatakan Seluruh pengurus di wilayah Bali resmi dilantik dengan semangat baru yang mengusung tema “Era Baru Kertha Wisesa: Persatuan, Transparansi, dan Prestasi” sebagai langkah awal menghadapi tantangan di era modern.
Ari Purnawan juga menegaskan dengan kepercayaan yang telah diberikan untuk memimpin organisasi ini lima tahun kedepan, pihaknya akan mengaktikan Satgas Kertha Wisesa yang telah ada sebelumnya.
“Tugas yang saya emban ini tidak mudah, dimana, membawa organisasi tradisi ini mencapai prestasi yang tinggi dengan pila manajemenn modern sesuau dengan perkembangan jaman. Transparansi dari organisasi ini sangat penting dan mutlak diperlukan,”ujarnya.

Selain prestasi dan transparansi yang tak kalah pentingnya kata Ari Purnawan adalah persatuan.
“Hal ini akan saya terus usahakan didalam organisasi untuk mempersatukan semua perbedaan yang ada di perguruan ini,”bebernya.

Ketua DPP PPS Kertha Wisesa Ketut Widiana Karya mengungkapkan PPS Kertha Wisesa memerlukan dan sinergitas semua pihak agar bisa terus menjadi perguruan pencak silat kebanggaan dari Bali dan mencetak lebih banyak atlet berprestasi.

“PPS ini masih eksis dan banyak kegiatan patut kita syukuri. Dan saya ucapkan selamat atas pelantikan pengurus baru ini. Mari kita jaga kebersamaan, kekeluargaan, kerjasama, gotong royong sportif, dan terbuka, Transparansi sampai prestasi itu yang terpenting,” pungkasnya.

Sementara Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) selaku Dewan Penasihat DPD PPS Kertha Wisesa Bali berharap kepengurusan baru DPD PPS Kertha Wisesa Bali ini dapat memajukan organisasi pencak silat warisan leluhur ini dan mencetak lebih banyak atlet berprestasi. Gus Adhi yang juga anggota DPR RI ini juga menekankan, olahraga pencak silat dari Bali selalu berhasil meraih medali emas, dan ini menjadi tantangan bagi Kertha Wisesa untuk melahirkan atlet-atlet yang mampu meraih medali di PON yang akan datang.

“Dan ini merupakan tantangan bagi Kertha Wisesa bagaimana dia mampu melahirkan atlet-atlet yang mampu mendulang medali di PON yang akan datang,” tegasnya.

Pembina DPC PPS Kertha Wisesa Denpasar Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengapresiasi spirit persatuan yang ditunjukkan pengurus baru ini. Secara tegas De Gadjah juga mengatakan dirinya adalah bagian dari keluarga besar Kertha Wisesa.

[irp]

“Darah saya adalah darah Kertha Wisesa,” saya siap untuk pengembangan PPS Kertha Wisesa dan pembinaan para atletnya untuk meraih prestasi,”tegasnya.kbh6.

Daerah Olahraga

Denpasar – kabarbalihits

Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa diharapkan terus tumbuh berkembang dan mampu mencetak pesilat -pesilat tangguh yang dapat mengharumkan nama Bali di kancah nasional. Harapan tersebut disampaikan Dewan Penasihat Kerta Wisesa Dr.Ir Wayan Koster saat membuka Musda PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali di Hotel Grand Santhi Denpasar, Kamis (18/7).

Turut hadir Anggota Komisi II DPR RI Dapil Bali sekaligus mantan Ketua DPD Kertha Wisesa Provinsi Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) perwakilan IPSI Provinsi Bali, Pengurus DPC Kertha Wisesa Kabupaten /Kota di Bali serta Dewan Pendekar Kertha Wisesa.

Lebih Lanjut Wayan Koster dalam sambutanya menyampaikan pihaknya sudah berkomitmen untuk memajukan PPS Kertha Wisesa salah satunya melalui sarana prasarana untuk menunjang prestasi pesilat.

“Sewaktu saya Gubernur Bali 2018-2023 , para pengurus Kertha Wisesa sempat audensi untuk memohon lahan milik Pemprov Bali. Setelah saya meninjau lahan yang dimaksud, langsung saya berikan persetujuan ke organisasi Kertha Wisesa. Kalau tidak salah luasnya 20 are,”ungkapnya.

Tak hanya itu, menurut Gubernur Bali 2018-2023 ini, setelah memberikan hibah lahan yang berada di Kerobokan Kuta Utara, pihaknya juga memberikan bantuan dana untuk pembangunan tempat latihan debesar Rp 2,5 miliar.

“Sebelumnya saya bantu Rp 1,5 miliar, dan tahun ini juga saya berikan dana Rp 1 miliar, jadi totalnya Rp 2,5 miliar. Mudah- mudahan dengan bantuan ini fasilitas yang dimiliki Kertha Wisesa makin bagus, memadai untuk mendukung kegiatan Kertah Wisesa ini,”harapnya.

Sewaktu duduk sebagai Anggota Komisi X DPR RI dengan mitra kerjanya Kemenpora, Koster menyatakan selalu memantau setiap even nasional maupun internasional khusisnya Cabang -Cabang olahraga yang berpeluang mendapatkan medali emas, perak dan perunggu. Dan Provinsi Bali cabang olahraga yang sangat potensial adalah silat.

“Karena silat ini berkaitan dengan seni, tradisi dan budaya. Jadi karena itu ketiak daya menjabat Gubernur Bali, saya berpikir silat ini haris didorong untuk dimajukan tentunya pada semua perguruan silat yang ada di Bali,”tegasnya.

Sementara Ketua DPP PPS Kertha Wisesa, Ketut Widiana Karya mengatakan atas nama pengurus DPP Kertha Wisesa menyatakan  terima kasih atas terlaksananya Musda Kertha Wisesa wilayah Bali.

“Ini adalah amanat organisasi sesuai AD/ART. Kami berharap musda dapat berjalan lancar dan sukses,”harapnya.

Widiana Karya juga menegaskan PPS Kertha Wisesa adalah organisasi sosial, namun lebih diutamakan untuk persaudaran, kebersamaan dan sportivitas.

“Kertha Wisesa adalah salah satu perguruan historis yang terdaftar secara resmi di IPSI Bali, selain 11 0rganisasi pencak sialt lainnya,”tegasnya.

Ketua Panitai Musda PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali Agus Agung Satria Wibowo dalam laporannya menyamapiakan agenda musda adalah untuk memilih kepengurusan baru PPS Kertha Wisesa Provinsi Bali.

“Musda ini adalah forum tertinggi dan momentum penting untuk melaksanakan evalusi kinerja dan capain PPS Kertha Wisesa pada periode lalu,”tukasnya.kbh6.

Daerah Politik

Denpasar -kabarbalihits

Anggota Komisi II DPR RI Dapil Bali dari Fraksi Partai Golkar Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) yang populer disapa Gus Adhi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024. Minggu (14/7) Agung Bagus Adhi Mahendra Putra memberikan sosialisasi kepada kaum Agamis yakni Anggota Sie Hak Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar di Hotel Grand Shanti Denpasar.

Turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Bali Gede Sutrawan, Ketua Bawaslu Kota Denpasar Putu Hardy Sarjana serta ratusan ibu -ibu Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI).

“Kita ajak melihat secara jernih bagaimana demokrasi yang sudah berjalan dan bagaimana kita menyongsong demokrasi yang akan datang. Apalagi kita akan melahirkan kepala daerah. Saya bersama bawaslu ingin mengetuk hati sanubarinya baik penyelenggara maupun peserta benar -benar mengawasi dan menjadi filter dalam melaksanakan pemilu,”harapnya.

Meski diakui politisi senior Partai Golkar asal Kerobokan Kuta Utara ini hal tersebut sebagai sesuatu yang idealis dalam berfikir. Namun ini merupakan wujud upaya melihat kondisi daerah, bangsa saat ini sekaligus menyampaikan ajaran kepada generasi muda sebagai embrio pembangunan Bangsa Indonesia.

“Jangan sampai mereka (generasi muda) leboh apatis lagi melihat transaksional yang ada di Pemilu atau ajang demokrasi, ini harapan saya agar terjadi,”harapnya.

[irp]

Sekali lagi Adhi Mahendra Putra berharap melalui gerakan kecil yang dilakukannya ini, mampu memberikan edukasi bagaimana memberdayakan diri dalam menyambut, menyongsong serta melaksanakan pesta demokrasi.Kbh6.

Daerah Sosial

Jembrana -Kabarbalihits

Anggota DPR RI Komisi II Dapil Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra) terus berupaya menggerakkan perekonomian melalui sektor pertanian di “Bumi Makepung Tanah Jegog “Jembrana. Salah satunya dengan transformasi Subak Abian.Jumat 7 Juli 2023, tokoh asal Jero Kawan Kerobokan Badung ini bersinergi dengan Kodim 1617 Jembrana menyerahkan 100 bibit kelapa unggul yakni kelapa genjah kepada umat muslim di Dusun Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. “Kita ingin melakukan transformasi subak abian dengan melakukam penanaman terhadap kebutuhan Provinsi Bali yakni buah kelapa,”ucapnya.

Agung Bagus Adhi Mahendra Putra yang akrab disapa Gus Adhi Juga mengungkapkan kebutuhan buah kelapa di Provinsi Bali sangat tinggi yakni mencapai 1,2 juta butir kelapa setiap 15 hari sekali. ” Disinilah kita membangun keharmonisan dalam perbedaan. Jadi ini sangat perlu kita laksanakan dengan baik,”harapnya.

Lantas politisi Partai Golkar yang dikenal dengan spirit perjuangan Amanah Merakyat Peduli (AMP) dan Kita Tidak Sedarah Namun Satu Arah ini meyakinkan jika budidaya kelapa genjah ini dilakukan dengan baik oleh masyarakat, akan menjadi sektor pendapatan keluarga yang sangat produktif dan menjadi pemicu kebangkitan ekonomi termasuk sektor pariwisata. “Kami harapkan bantuan pak Dandim bersama anggota untuk mengikuti, mengawasi pelaksanaan budidaya kelapa genjah yang dilakukan masyarakat disini,”harapnya.

Sekali lagi ditegaskan Gus Adhi pihaknya tidak hanya melakukan budidaya kelapa genjah dari hulu sampai hilir namun juga pengelolaan pasca panen kelapa genjah. “Mudah -mudahan ini bisa berarti yang baik bagi keluarga dan umat Muslim disini, yang sudah tentunya harapan kami adalah menjadi pembangkit ekonomi keluarga,”tegasnya.

Sementara itu, Haji Arham Zidik selaku pengelola Pondok Pesantren Rau Datus Solehat dan Mushola Teuku Yusuf atas nama masyarakat selain menyatakan terima kasih atas bantuan bibit kelapa genjah dari Anggota DPR RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra juga berharap dengan bantuan 100 bibit kelapa genjah ini perekonomian masyarakat kedepannya, khususnya warga Banyubiru, terus tumbuh dan meningkat. Haji Arham Zidik juga sangat mengapresiasi bantuan 100 bibit kelapa genjah yang diserahkan oleh Gus Adh mengingat, ini baru pertama kalinya ada pengembangan kelapa genjah di Desa Bayubiru. “Mudah -mudahan Bapak Gus Adhi dilimpahkan kesehatannya oleh Tuhan Yang Maha Esa, dan kedepan beliau bisa membantu warga yang lain sehingga tidak hanya di Desa Banyubiru saja ada pengembangan kelapa genjah,”harapnya.

Sementara Dandim 1617 Jembrana Letnan Kolonel Infanteri Teguh Dwi Raharja mengapresiasi sinergi dengan TNI yang dilakukan Agung Bagus Adhi Mahendra Putra melalui pemberian bantuan bibit kelapa genjah ini kepada masyarakat. “Ini kegiatan yang sangat positif, sangat luar biasa. Saya sangat apresiasi. Saya sebagai Komandan Kodim 1617 Jembrana, kebetulan saya juga putra daerah di sini, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap beliau, yang mana perhatian beliau sangat besar terhadap masyarakat di sini,” ujarnya

Letkol Teguh Dwi Raharja yang merupakan putra daerah Jembrana ini juga mengatakan bantuan 100 bibit kelapa genjah tersebut datang disaat yang tepat mengingat masyarakat di Dusun Pebuahan sedang diterpa banyak masalah, terutama masalah abrasi, sehingga dengan adanya bantuan kelapa ini diharapkan perekonomian masyarakat setempat akan berputar. Ia juga menyebut penanaman bibit pohon kelapa genjah tersebut nantinya akan menjadi suatu lahan pekerjaan baru, dimana dalam jangka waktu 2 sampai 3 tahun kedepan masyarakat sudah bisa panen.

“Jadi masyarakat nelayan yang tadinya sekarang karena musimnya ekstrem, susah cari ikan, sekarang kita beralih ke kelapa genjah ini, yang mana nanti 2 tahun, 3 tahun sudah panen. Sangat luar biasa. Saya sudah melihat di daerah lain, per 15 hari sudah bisa dipanen. Ini beliau ngasi seratus. Luar biasa. Mudah-mudahan barokah,” harapnya

Secara tegas Letkol Teguh Dwi Raharja mengatakan akan mengerahkan anggotanya untuk melakukan pengontrolan setiap hari dalam bididaya kelapa genjah ini. “Ini merupakan kerjasama yang sangat luar biasa. Dan saya sebagai Komandan Kodim akan mengerahkan anggota saya untuk setiap hari mengontrol. Saya selalu suka dengan kegiatan positif untuk masyarakat. Semoga masyarakat di Jembrana ini semuanya bahagia,” tegasnya.Kbh6.