Denpasar – kabarbalihits

Komitmen Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali (PNB) dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi kembali diwujudkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal. Melalui pendanaan DIPA PNB Tahun 2026, tim dosen Jurusan Teknik Mesin berhasil menghadirkan inovasi teknologi berupa alat distilasi kolom aromatik dengan sistem kontrol suhu otomatis (thermo control) untuk mendukung peningkatan produksi arak aroma buah di UMKM Fruythatop, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026. Rangkaian kegiatan meliputi tahap identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan alat, pengujian sistem, pelatihan penggunaan alat, hingga pendampingan implementasi teknologi di UMKM Fruythatop.

Kegiatan ini diketuai oleh I Gd Nym Suta Waisnawa, SST., M.T., dengan anggota tim Dr. I Made Rajendra, S.T., M.Eng., I G.A. Oka Sudiadnyani, S.E., M.Si.Ak., I Made Sudana, S.T., M.Erg., Dr. Ida Ayu Anom Arsani, S.Si., M.Pd., dan Dr. Risa Nurin Baiti, S.T., M.T.. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menunjukkan keseriusan Politeknik Negeri Bali dalam menghadirkan solusi teknologi yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebelum program dilaksanakan, UMKM Fruythatop masih mengandalkan proses penyulingan secara konvensional sehingga kapasitas produksi terbatas, kualitas produk kurang konsisten, serta efisiensi waktu dan energi belum optimal. Menjawab tantangan tersebut, Jurusan Teknik Mesin PNB merancang dan menerapkan alat distilasi kolom aromatik berbasis thermo control yang mampu menjaga kestabilan suhu secara otomatis selama proses penyulingan sehingga menghasilkan produk yang lebih konsisten dan berkualitas.

Ketua pelaksana kegiatan, I Gd Nym Suta Waisnawa, SST., M.T., menjelaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu meningkatkan daya saing UMKM.

“Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, kami ingin menghadirkan solusi teknologi yang benar-benar dapat dimanfaatkan oleh mitra. Sistem thermo control yang kami terapkan mampu menjaga suhu distilasi tetap stabil sehingga proses penyulingan menjadi lebih efisien, kapasitas produksi meningkat, dan kualitas produk menjadi lebih konsisten. Harapan kami, inovasi ini dapat membantu UMKM Fruythatop berkembang lebih cepat serta memiliki daya saing yang lebih kuat dengan tetap memanfaatkan potensi buah-buahan lokal Bali,” ujar Suta Waisnawa.

Selain merancang dan menyerahkan alat, tim pengabdian juga memberikan pelatihan pengoperasian, perawatan, dan pendampingan kepada mitra agar teknologi yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Hasil implementasi menunjukkan pencapaian yang sangat menggembirakan. Kapasitas produksi meningkat dari sekitar 9,7 liter per jam menjadi 15,7 liter per jam, atau mengalami kenaikan sekitar 62 persen. Rata-rata produksi juga meningkat dari 1,4 liter menjadi 2,2 liter per jam, atau naik sekitar 63 persen. Peningkatan terbesar terjadi pada pengolahan bahan baku buah mengkudu dengan kenaikan produktivitas mencapai 75 persen.

[irp]

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali tidak hanya berhenti pada pengembangan teknologi di laboratorium, tetapi mampu diterapkan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan riil di masyarakat.

Melalui pendekatan berbasis riset, inovasi, dan pendampingan, PNB terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang menghasilkan solusi nyata bagi dunia usaha. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan UMKM.

Dengan dukungan inovasi teknologi dari Jurusan Teknik Mesin PNB, UMKM Fruythatop memiliki peluang yang semakin besar untuk meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk secara konsisten, memperluas pasar, serta mengangkat nilai tambah hasil pertanian buah lokal menjadi produk unggulan yang berdaya saing tinggi. (r)