
Seasalt & Friends Chapter 11 : Malam Yang Dibentuk Oleh Api, Dipandu Oleh Laut
Badung-kabarbalihits
Seasalt di Alila Seminyak kembali melanjutkan rangkaian kuliner khasnya melalui Seasalt & Friends Chapter 11, menghadirkan kolaborasi terbaru bersama WAATU. Berlokasi di pesisir Seminyak, chapter terbaru ini mempertemukan dua konsep dining ikonik dalam eksplorasi cita rasa yang berfokus pada kualitas bahan, teknik modern, dan profil rasa yang ekspresif.

Kolaborasi ini mencerminkan keselarasan alami antara pendekatan coastal dining khas Seasalt dan gaya memasak kontemporer WAATU yang terinspirasi dari pengaruh kuliner global. Berakar pada seasonality dan craftsmanship, pengalaman ini menghadirkan interpretasi modern dining by the sea yang refined namun tetap approachable.
Dirancang sebagai perjalanan kuliner yang terkurasi, pengalaman ini menghadirkan pilihan four-course set menu serta berbagai hidangan à la carte, memungkinkan para tamu menikmati kolaborasi ini melalui format yang berbeda. Setiap hidangan menampilkan keseimbangan antara presisi dan kreativitas, di mana elemen rasa yang bold dipadukan secara restrained untuk menciptakan kedalaman serta kejernihan rasa.
Kolaborasi ini dipimpin oleh Chef Lachland Budd dari WAATU dan Chef Hazwan Hamdan dari Alila Seminyak, yang memadukan perspektif kuliner khas mereka ke dalam sebuah menu yang harmonis dan ekspresif. Perjalanan rasa dimulai dengan Beef Tartare yang diperkaya dengan kimchi salt, menghadirkan sentuhan fermentasi yang subtil untuk menambah kedalaman rasa pada hidangan. Selanjutnya, Tuna Usuzukuri disajikan dengan bonito cream, radish, dan sake, menciptakan karakter rasa yang clean, delicate, dan refined.

Sebagai hidangan utama, BBQ Mahi Mahi dipadukan dengan leeks, sake glaze, dan wakame, menghadirkan kombinasi smoky yang lembut dengan kesegaran khas pesisir. Perjalanan kuliner ini ditutup dengan Bali Cocoa, dessert berbahan coconut dan salted milk caramel yang menghadirkan penutup kaya rasa namun tetap balanced, sekaligus menonjolkan penggunaan bahan lokal.
Selain set menu, pilihan à la carte juga turut menampilkan kreativitas dari kedua kitchen. Pendekatan ini memberikan pengalaman dining yang lebih personal, di mana para tamu dapat mengeksplorasi berbagai interpretasi dari kolaborasi ini sambil menikmati suasana beachfront khas Seasalt.
Berlokasi di area open-air Seasalt Seminyak, kolaborasi ini menangkap esensi coastal dining di Bali. Atmosfer yang dihadirkan memadukan energi santai khas seaside dengan sentuhan understated sophistication, menciptakan pengalaman di mana hidangan dan suasana berpadu secara seamless. Seasalt & Friends terus menjadi wadah bertukar ide kreaftif, mempertemukan chef dan konsep kuliner yang memiliki komitmen terhadap kualitas, teknik, dan inovasi.
Pengalaman Sunset Hour and Dinner ini akan berlangsung pada 23 Mei 2026, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Four-course set menu ditawarkan dengan harga IDR 800,000++ per orang, dengan tambahan pilihan à la carte yang tersedia selama acara berlangsung.
Tentang Seasalt Seminyak
Seasalt merupakan destinasi kuliner pesisir unggulan di Seminyak dan telah diakui sebagai salah satu restoran dan bar ikonik dalam jaringan Hyatt Asia Pacific. Dikenal melalui penggunaan bahan-bahan segar yang bersumber secara lokal, Seasalt menghadirkan pengalaman open kitchen yang menciptakan koneksi kuat dengan laut, termasuk penggunaan garam laut tradisional Kusamba dari Bali Timur. Berkomitmen pada keberlanjutan, Seasalt mengusung filosofi zero-waste dalam setiap aspek operasionalnya.
Tentang WAATU
WAATU mendefinisikan ulang pengalaman bersantap melalui pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan, kesederhanaan, dan koneksi. Terinspirasi dari kekayaan bahan lokal Indonesia, Executive Chef Lachlan Budd mengusung metode memasak tradisional menggunakan api dan bara, salah satu teknik memasak tertua, sebagai wujud dari visi tersebut.
Salah satu highlight dari menu WAATU adalah yakitori yang secara playful disebut sebagai “things on sticks”, di mana berbagai bahan ditusuk dan dimasak di atas api terbuka untuk mengeluarkan cita rasa alaminya. Mulai dari flatbread panggang kayu, sayuran segar, hingga hidangan smoky dengan sentuhan bara api, setiap sajian di WAATU merayakan kesederhanaan dan kenikmatan memasak menggunakan bara api.
Tentang Alila
Alila adalah merek hotel mewah global yang mengajak para pelancong untuk menemukan dunia yang lebih terhubung melalui perendaman budaya dan lingkungan, pengalaman yang memperkaya, serta kesejahteraan holistik. Hotel-hotel Alila hadir selaras dengan alam sekitarnya di mana kesederhanaan menyingkap keindahan yang mendalam serta merangkul komunitas lokal, memungkinkan para tamu untuk kembali merasakan makna sesungguhnya dari sebuah kemewahan dalam hidup.
Sebagai inti dari merek dan wujud komitmennya terhadap perendaman budaya dan lingkungan, Alila menghadirkan Alila Moments, sebuah rangkaian pengalaman eksklusif dan istimewa yang dirancang untuk memperkenalkan sisi unik dari setiap destinasi serta meninggalkan kesan mendalam yang bertahan lama, bahkan setelah para tamu kembali ke rumah. Sebagai bagian dari dukungannya terhadap pariwisata berkelanjutan, seluruh hotel Alila yang telah beroperasi setidaknya selama satu tahun telah tersertifikasi EarthCheck, dengan mengintegrasikan unsur alam, fisik, dan budaya dari lingkungan sekitarnya.


