
Universitas Udayana Jadi Motor Penggerak Perkembangan Kriket Bali Lewat Rektor Cup III 2026
Badung – kabarbalihits
Dalam upaya memperkuat dan mendukung perkembangan olahraga kriket di Bali, Universitas Udayana kembali menyelenggarakan Rektor Cup III Tahun 2026 cabang olahraga kriket yang berlangsung di Udayana Cricket Ground, Jimbaran. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., pada Jumat (20/2/2026). Turnamen yang mengusung tema “Where Young Talents Meet the Spirit of Champions” ini digelar selama empat hari, 20–23 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Udayana dan Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam pengembangan olahraga kriket di Bali.

Penyelenggaraan Rektor Cup III menjadi bukti nyata komitmen Universitas Udayana dalam membangun ekosistem olahraga kriket yang berkelanjutan. Tidak hanya menghadirkan ajang kompetisi, kampus juga menyediakan fasilitas lapangan berstandar yang mendukung pembinaan atlet secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.
Pembukaan ajang olahraga ini turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PCI Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka; Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan sekaligus Ketua BAPOMI (Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia) Bali, Prof. Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P.; Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi, Prof. Dr. Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM., Bendahara BAPOMI Bali Dr. AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., perwakilan Disdikpora Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali, KONI Bali, serta jajaran dekan, dosen, dan mahasiswa di lingkungan civitas akademika.

Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, menegaskan bahwa penyelenggaraan Rektor Cup III merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat pembinaan olahraga kriket di Bali secara berkelanjutan.
“Hari ini adalah pembukaan Rektor Cup yang ketiga di Universitas Udayana dalam cabang olahraga kriket. Kami ingin meningkatkan kualitas dan juga kuantitas dari peminat olahraga kriket ini. Dan kami di Universitas Udayana memiliki UKM Kriket serta dukungan lapangan yang cukup bagus sesuai standar dan sudah sering dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan olahraga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fasilitas yang dimiliki Universitas Udayana diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh civitas akademika, tetapi juga menjadi pusat pembinaan bagi atlet kriket Bali secara lebih luas. Turnamen ini mempertandingkan dua kategori, yakni tingkat perguruan tinggi se-Indonesia dan tingkat SMA/SMK se-Bali, dengan partisipasi tim dari tiga provinsi sehingga dapat dikategorikan sebagai ajang berskala nasional.
“Kami berharap fasilitas yang ada di Universitas Udayana ini bisa dimanfaatkan bersama-sama, tidak hanya oleh mahasiswa Universitas Udayana saja, tetapi juga oleh atlet-atlet kriket Bali sehingga prestasi kriket Bali semakin meningkat. Kami bekerja sama dengan PCI Kriket Bali dan juga nasional, dan harapan kami kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami ingin mendorong atlet-atlet kriket Bali semakin berjaya dan olahraga kriket ini semakin digemari oleh masyarakat serta anak-anak muda,” tegasnya.

Ketua Umum Pengprov PCI Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka, mengapresiasi dukungan penuh Universitas Udayana terhadap perkembangan kriket di Bali. Ia menyampaikan bahwa perkembangan kriket di Bali sangat pesat dan bahkan mendominasi komposisi atlet nasional.
“Perkembangan kriket di Bali sangat pesat sekali, bahkan sekitar 80 persen atlet nasional berasal dari Bali. Ini tentu tidak lepas dari pembinaan sejak dini serta dukungan sarana seperti yang diberikan oleh Universitas Udayana,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Udayana Cricket Ground merupakan salah satu lapangan terbaik yang menjadi kebanggaan Bali dan Indonesia.
“Lapangan ini bisa dikatakan legend Bali, bahkan legend Indonesia, karena di sinilah tim nasional dipersiapkan untuk membela Merah Putih. Kami berterima kasih kepada Bapak Rektor dan pimpinan Universitas Udayana yang telah memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua UKM Kriket Universitas Udayana, Kadek Satya Adi Wiryatama, menambahkan bahwa Rektor Cup III bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ruang pembinaan karakter dan penguatan persaudaraan generasi muda.
“Melalui tema Young Talents Meet the Spirit of Champions, kami berharap turnamen ini menjadi ajang pembinaan, penguatan karakter, serta mempererat persaudaraan antar sekolah dan perguruan tinggi. Kehadiran seluruh tim menjadi bukti bahwa olahraga kriket terus berkembang dan mampu menyatukan generasi muda dalam semangat kompetisi yang sehat dan bermartabat,” ungkapnya.

Untuk kategori SMA/SMK se-Bali, turnamen ini diikuti oleh SMA Negeri 1 Mengwi, SMA Negeri 1 Semarapura, SMA Negeri 1 Kuta Selatan, SMAS Pariwisata PGRI Dawan Klungkung, SMA Negeri 1 Blahbatuh, SMA Negeri 1 Petang, dan SMA Negeri 11 Denpasar. Sementara itu, pada kategori perguruan tinggi se-Indonesia, tim yang berpartisipasi berasal dari Universitas Tunas Pembangunan Surakarta, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, serta Universitas Udayana sebagai tuan rumah.
Melalui penyelenggaraan Rektor Cup III Tahun 2026 ini, Universitas Udayana kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendukung pembangunan olahraga daerah, khususnya kriket, dengan menyediakan fasilitas, pembinaan, serta kolaborasi strategis demi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Bali untuk Indonesia. (kbh5)


