March 6, 2026
Pendidikan

LLDikti Wilayah VIII Gelar Talkshow Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Perkuat Sinergi Kampus dan Masyarakat

Denpasar-kabarbalihits

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44, LLDikti Wilayah VIII menggelar Talkshow Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber pada Jumat (13/2), bertempat di Kantor LLDikti Wilayah VIII, Denpasar. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT yang mengusung tema “Menguatkan Mutu, Memperluas Akses, Mewujudkan Pendidikan Tinggi Berdampak.”

Talkshow ini bertujuan membangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber yang efektif, edukatif, dan berkelanjutan. Isu pengelolaan sampah dinilai menjadi tantangan serius yang memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk institusi pendidikan tinggi sebagai agen perubahan.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang akademisi dan praktisi, yakni Dr. Desak Ketut Tristiana Sukmadewi, S.Si., M.Si selaku Ketua Pusat Studi Universitas Warmadewa, Dr. Nyoman Surya Wijaya, S.E., MM dari IPB Internasional, serta I Gusti Ayu Darlia Utami, mahasiswa Bisnis Digital sekaligus pelaku UMKM binaan Inbis IDB Bali. Ketiganya berbagi perspektif terkait peran kampus, dunia usaha, dan generasi muda dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

Mewakili Kepala LLDikti, Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah VIII, Ir. I Nyoman Bagus Suweta Nugraha, S.Kom., M.T, menegaskan bahwa persoalan sampah bukan lagi isu lokal, melainkan tantangan global yang menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang mengubah paradigma lama kumpul–angkut–buang menjadi pengelolaan sampah yang berorientasi pada pengurangan dan penanganan secara sistematis dan berkelanjutan. “Ketentuan tersebut diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya melalui pemilahan, pengurangan, dan pemanfaatan kembali atau 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” jelasnya.

Baca Juga :  Hadir di Bumi Lahar, Fakultas Hukum Unwar Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Desa Sibetan

Lebih lanjut, Suweta Nugraha menambahkan bahwa sejalan dengan kebijakan nasional, Pemerintah Provinsi Bali juga menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai regulasi. Salah satunya adalah Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai. Regulasi tersebut kemudian diperkuat dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, yang menekankan implementasi pengelolaan sampah berbasis sumber di seluruh sektor.

Dalam konteks pendidikan tinggi, LLDikti Wilayah VIII telah mengeluarkan Surat Nomor 2311/LL8/RT.00.01/2025 dan Surat Nomor 3252/LL8/RT.00.01/2025 yang mengarahkan perguruan tinggi swasta untuk secara aktif melakukan monitoring, evaluasi, serta implementasi pengelolaan sampah berbasis sumber di lingkungan kampus.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan vibrasi kesadaran bahwa dampak lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kampus, khususnya yang memiliki program studi lingkungan, pertanian, dan bidang terkait lainnya, diharapkan mampu melahirkan kegiatan nyata yang berdampak langsung bagi lingkungan,” ujarnya.

Talkshow ini dipanitiakan oleh Universitas Warmadewa. Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, menegaskan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan isu penting yang harus menjadi perhatian seluruh sivitas akademika.

“Kami mengundang seluruh perguruan tinggi di wilayah LLDikti Wilayah VIII untuk bersama-sama memperingati rangkaian HUT ke-44 ini. Talkshow ini merupakan rangkaian kegiatan kedua setelah opening ceremony yang ditandai dengan sosialisasi pembukaan program studi baru,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rangkaian acara HUT juga diramaikan dengan pameran inkubator bisnis serta UMKM mitra kampus yang mendapat apresiasi tinggi karena antusiasme peserta yang cukup besar. Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan diisi dengan acara jalan santai atau fun walk di sekitar Kantor LLDikti Wilayah VIII sebagai bentuk kebersamaan dan kampanye hidup bersih dan sehat.

Baca Juga :  HUT ke 77 PGRI, IGTKI Kecamatan Abiansemal Gelar Senam Pancasila di Taman Mumbul Sangeh

Melalui kegiatan ini, LLDikti Wilayah VIII berharap peran perguruan tinggi semakin nyata dalam menciptakan pendidikan tinggi yang berdampak, tidak hanya bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (kbh2)

Related Posts