January 20, 2022
Daerah Seni Budaya Sosial

Ringankan Umat Tuntaskan Ritual Manusa Yadnya Secara Massal, Ida Shri Bhagawan : Hidup Bukan Untuk Upacara Saja

Denpasar-kabarbalihits

Guna meringankan beban umat Hindu khususnya dalam menuntaskan ritual Upacara Manusa Yadnya, terlebih di situasi pandemi Covid-19 saat ini, Griya Mas Dalem Segara, Jalan Cangkupan, Badung, menggelar Upacara Mepandes atau Metatah Massal pada Selasa (30/11).

Selain Upacara Metatah, juga dilangsungkan Pawintenan Saraswati secara gratis yang diikuti puluhan orang dari berbagai daerah di Bali.

Menurut Sulinggih, Ida Shri Bhagawan Nabe Mas Dalem Segara menyampaikan, pada dasarnya kegiatan upacara yang digelar secara massal dengan punia seikhlasnya ini rutin dilakukan di Griya Mas Dalem Segara.

Hal ini bertujuan untuk membantu umat sedharma yang membutuhkan, dimana banyak umat dinilai belum bisa melaksanakan Upacara Manusa Yadnya.

“Dilakukan di Griya Mas Dalem Segara untuk membantu para generasi muda entah itu upacara Pawintenan Saraswati gratis, atau Kepemangkuan, dan Mepandes atau Menek Kelih,” Ucap Ida Shri Bhagawan Nabe Mas Dalem Segara usai Upacara.

Kedepannya akan tetap digelar Upacara Manusa Yadnya bersifat massal ini di Griya. Karena sebelum pandemi mewabah, berbagai Upacara telah rutin dilaksanakan, seperti Pawintenan, Nebus Melik, Menek Kelih, Ngangkid, Ngelungah, ataupun Mepandes.

“Karena hampir dua tahun kemarin ada Covid, jadi kita undur terus. Sekarang akan dilakukan lagi kembali upacara-upacara yang meringankan masyarakat,” Jelas Ida.

Diharapkan, umat yang telah mengikuti prosesi Upacara bersifat massal ini merasa terbantu. Sebab dalam hidup banyak hal yang harus dipenuhi, tidak hanya fokus dalam Upacara semata.

“Kita butuh kehidupan, hidup untuk makan, dan keperluan lainnya, saya harapkan masyarakat sangat terbantu untuk itu semua,” Harap Ida Shri Bhagawan Nabe.

Baca Juga :  Desa Dangin Puri Kelod Rutin Laksanakan Pendataan Penduduk

Prosesi Upacara ini dipuput langsung Ida Shri Bhagawan Nabe Mas Dalem Segara, Ida Pandita Mpu Sitangkajaya dari Griya Gatot Subroto, Denpasar dan Ida Bhagawan dari Griya Lokapaksa, Singaraja. (kbh1)

Related Posts