January 20, 2022
Daerah

Pemerintah Kabupaten Badung Gelontorkan Bantuan UMKM Di Kecamatan Kuta, Bupati Giri : Cerdas Dalam Melayani

Badung-kabarbalihits

Dalam rangka pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten Badung memberikan bantuan UMKM kepada seluruh Pelaku UMKM di Kabupaten Badung yang telah memenuhi syarat. Sebelumnya, bantuan kepada masyarakat Badung yang terdampak dari pandemi Covid-19 juga telah diberikan berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai).

Bantuan UMKM yang diberikan kepada masing-masing pelaku UMKM wilayah Kecamatan Kuta sebesar Rp. 2 Juta, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, bertempat di Wantilan Pura Desa Kelan, Tuban, Badung (6/11).

Bagi Bupati Giri Prasta, secara ekonomi sebagai Pemimpin saat ini adalah cerdas dalam melayani. Sehingga sentuhan kedekatan dengan masyarakat ini bisa dilakukan dengan baik.

“Memang ketika melakukan cleansing data kaitannya dengan semeton UMKM di Badung agar tidak terjadi tumpang tindih,” Ujarnya.

Ditambahkan, hingga kini pihaknya telah mampu bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan merealisasikan dana bagi UMKM di Kabupaten Badung.

“Jangan berpikir tentang kecilnya bantuan ini, saya butuh validasi data. Ada pepatah mengatakan memang susah ketika berbicara tentang data, tetapi lebih fatal lagi jika berbicara tanpa data. Oleh karena itu dari semua lini di Badung, dari 6 Kecamatan 122 desa adat, 214 subak abian yeh, termasuk 554 banjar dan lingkungan kita harus valid, saya harus tahu kebutuhan itu semua,” Jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi,UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, I Made Widiana mengatakan, total sasaran pemberian bantuan UMKM di Kabupaten Badung pada tahap pertama yang telah di Cleansing sebanyak 11.247 pelaku UMKM. Namun setelah data divalidasi terjadi perubahan data pada sasaran tahap pertama, menjadi 8.832 pelaku UMKM. Sedangkan untuk di Kecamatan Kuta terdata 1.244.

Baca Juga :  Patut Ditiru, Desa Adat Tanjung Benoa Salurkan BLT Bantu Kebutuhan Warga Jelang Saraswati dan Pagerwesi 

“Kami tetap melakukan pendataan terkait umkm yang tercecer, melalui proses cleansing dan berapa pun hasilnya nanti akan di serahkan pada tahap kedua,” Terangnya.

Dari data yang diterima Kadiskop per tanggal 6 November 2011, disebutkan jumlah yang tercecer sebanyak 3.700.

Ditambahkan dana bantuan ini bersumber dari kegiatan pemberian bantuan umkm dalam rangka pemulihan ekonomi akibat dampak covid-19 dari belanja tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten Badung 2021. (kbh1)

Related Posts