September 18, 2021
Pendidikan

Belajar Tatap Muka Diijinkan, Apa Dampaknya?

Gianyar-kabarbalihits

Statement Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Menristekdikti), Nadiem Makarim yang memberikan lampu hijau kepada sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, disambut baik pemerhati pendidikan, Drs. I Gusti Made Puja Armaya, MM.,M.Pd, jumat (3/9). Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Gianyar ini pun menyatakan, sudah saatnya pembelajaran tatap muka dilakukan, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat bagi para siswa dan guru.

Apalagi lagi beberapa bulan yang lalu, Kabupaten Gianyar sudah sempat menerapkan belajar tatap muka, sehingga dalam uji coba tersebut tidak menemui kendala, sehingga patut dilanjutkan kembali. 

“Sehingga sangat penting belajar tatap muka ini. Karena anak-anak didik itu selama ini hanya belajar online saja. Kita sudah tau dampak akibat terlalu lama nya belajar secara daring tersebut,” ucap Pengurus Dewan Kehormatan Guru Indonesia PGRI Kabupaten Gianyar ini.

Puja Armaya juga menambahkan, dalam proses pendidikan ada tiga hal yang perlu ditanamkan kepada para siswa. Pertama adalah ranah kognitif, yakni menanamkan ilmu pengetahuan. Kedua adalah afektif, yakni sikap, untuk mendidik anak-anak untuk mampu bersikap dengan baik lewat pendidikan di sekolah. Dan ketiga adalah ranah psikomotorik, yakni ranah keterampilan. 

Baca Juga :  Aparat Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Kegiatan Shalat Tarawih

“Ketika sudah dilakukan pembelajaran tatap muka, kontrol dan pengawasan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. yakni dari guru, pengawas dan kepala sekolah,” pungkas tokoh yang pernah memimpin SMA Negeri 1 Tampaksiring dan SMA Negeri 1 Sukawati ini. (kbh2)

Related Posts