March 5, 2021
Daerah

20 Tahun Tak Mendapatkan Air, Petani Subak Balangan Mengadu Ke Ketua DPRD Badung

Badung – kabarbalihits

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Senin, 22 Februari 2021, menerima para petani dari subak Balangan, Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung yang tidak mendapatkan air dari irigasi selama hampir 20 tahun. Petani yang didampingi Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Marhaenis Denpasar, meminta bantuan dewan agar irigasi di subak Balangan dapat segera dinormalisasi.

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, merasa terkejut mendengar persoalan subak Balangan yang berlarut-larut tanpa penyelesaian hingga 20 tahun lamanya. ” Saya heran kok sampai  20 tahun tidak terselesaikan, tampaknya ini tidak ada keadilan. Apalagi air adalah hajat hidup orang banyak yang dikuasai oleh negara, seharusnya negara hadir memberikan keadilan kepada masyarakat,” ucap Parwata tegas didampingi Ketua Komisi 1 DPRD Badung, Wayan Regep dan Anggota Komisi 4 DPRD Badung, Made Suwardana saat menerima para petani. 

Ketidak adilan pembagian air ini, harus segera diatasi apalagi saat ini banyak karyawan hotel yang beralih profesi menjadi petani. “Masak persoalan air saja, 20 tahun tidak tuntas- tuntas. Ini 4 kali pemilihan pemimpin tidak jelas-jelas, kami akan tegas dan tidak mau abu-abu untuk hajat hidup orang banyak,” tegasnya. 

Pihaknya akan segera bersurat kepada Gubernur Bali, Badan Air, Bupati Badung dan Bupati Tabanan agar segera menyelesaikan persoalan subak tersebut. “Saya mau tahu berapa lama ini akan diselesaikan. Saya akan catat, dan laporan kepada rakyat jangan sampai menunggu 20 tahun lagi, menjadi 40 tahun,” tukasnya. 

Personal subak Balangan menurut  Ketua DPC GMNI Marhaenis Denpasar, Putu Jody Feriawan, telah berulangkali melakukan proses pengaduan kepada pemerintah dari dua kepemimpinan Bupati Badung terdahulu, namun tidak ada respon. “Jadi kami sangat berharap Bapak Ketua DPRD Badung saat ini dapat memberikan titik terang kepada petani Balangan, yang sudah 20 tahun menantikan air. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut lagi sampai 20 tahun lagi. Kami hanya berharap subak Balangan segera dinormalisasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Serahkan Bantuan Modal Usaha

Selain menerima aspirasi petani Subak Balangan, pada kesempatan tersebut Putu Parwata juga kembali merealisasikan aspirasi masyarakat  khususnya generasi muda denga menyerahkan bantuan kepada STT Fajar Mas, Desa Lukluk untuk pembelian bola voly, net, lampu penerangan dan jalan senilai Rp7 juta. 

“Tadi kami menfasilitasi kegiatan pemuda yang positif. Mereka semangat melakukan olahraga sehingga kita dukung dari dana bantuan operasional.  Kita akan selalu fasilitas kegiatan – kegiatan yoana, kegiatan sosial, UMKM, kita akan buka ruang ini apalagi masa pandemi. Kita akan dukung kegiatan positif seperti olahraga karena dapat meningkatkan imunitas tubuh,” pungkas Parwata. (kbh6)

Related Posts