March 5, 2021
Pendidikan

Bali Kekurangan Tenaga Sommelier Profesional, BSA Buka Kelas Wine

Denpasar – kabarbalihits

BSA (Bali Sommelier Association) bersinergi dengan Atlantis International Collage sukses membuka kelas baru, dalam mewujudkan profesi Sommelier profesional pada Senin, (1/2) di Kampus setempat.

Tidak hanya karena kebutuhan profesi Sommelier ke luar negeri sangat besar, Bali Sommelier Academy yang satu-satunya dan pertama hadir di Indonesia ini diwujudkan sesuai cita-cita dari Bali Sommelier Association, yakni bertujuan untuk mencerdaskan generasi muda khususnya di Bali dan Indonesia pada umumnya.

“Jadi bukan cuma di Bali, tapi di Indonesia ini yang pertama dan satu-satunya. Mengingat banyak generasi muda yang berangkat ke luar negeri, kerja di kapal, di hotel, dan pengetahuan wine ini setahu saya tidak ada diajarkan di Kampus manapun di bali” Ucap Ketua BSA (Bali Sommelier Association) Putu Eka Agusyasha.

Sementara, Koordinator Developmet BSA Ida Bagus Mahendra Putra menjelaskan, Bali Sommelier Association resmi membuka kelas pertama Wine introduction class, yang beralamat di Jalan Jalan Kebo Iwa Utara No. 117, Padang Sambian Kaja Denpasar, Bali.

“Hari ini 1 februari 2021 kita membuka kelas yang pertama wine introduction class, diikuti 10 murid merupakan calon-calon sommelier. Kedepannya pun sudah menggandeng PT Timuraya Jaya Lestari, Agency rekruitmen yang memberangkatkan sumber daya manusia di bidang perhotelan, hospitality khususnya. Sebelum mereka kita berangkatkan, mereka akan berlatih sebagai upgrade menjadi wine sommelier kedepannya” Jelasnya.

Ida Bagus Mahendra yang juga direktur PT Timuraya Jaya Lestari menilai dengan diberikannya pengetahuan wine sangat luar biasa nantinya akan berdampak positif kedepannya bagi SDM pariwisata menjadi PMI (Pekerja Migran Indonesia).

“SDM pariwisata kita yang menjadi PMI (Pekerja Migran Indonesia) mempunyai talanted luar biasa, ini sebenarnya program pemerintah bagaimana kita memberikan mengirimkan SDM unggulan yang kedepannya akan menjadi profesionalisme dan balik ke indonesia, khususnya membangun pariwisata bali akan menjadi leader-leader dengan pengalaman mereka di luar negeri” Ujarnya.

Dalam hal ini, BSA juga menciptakan SDM unggulan spesialis di bidang restoran, wine sommelier, dan perhotelan. Menurutnya saat ini permintaan Sommelier untuk ke luar negeri sangat besar, dimana pihaknya telah mempersiapkan SDM unggulan melalui Bali Sommelier Academy.

“Melihat permintaan luar biasa di tahun 2021 dalam menghadapi new normal, di Dubai, Qatar dan Singapura, Eropa juga ini sangat berpeluang sekali. Harapan kedepan inilah satu-satunya mencetak sdm unggulan, melalui Bali Sommelier Academy kita melahirkan talented talented dibidang wine sommelier, mengangkat kearifan lokal dengan lokal spirit” Imbuhnya.

Bendahara Bali Sommelier Academy, Gek Ayu Armini mengatakan, dalam mengangkat kearifan lokal, nantinya BSA memberikan program Basic mixology yang mencantumkan produk-produk lokal.

“Kita akan mengangkat kearifan lokal sesuai dengan pergub tentang produk-produk lokal yang sangat diminati oleh masyarakat Bali. Diharapkan produk lokal juga bisa diminati sampai keluar negeri” Katanya.

Wakil Ketua Bali Sommelier Association, Eko Putro menyebutkan, pihaknya akan fokus pada praktek dalam mendidik peserta untuk mempersiapkan ke dunia profesional.

“Kami lebih ke practical daripada teknicalnya. Berdasarkan pengalaman ada terjadi gep antara text book dan dunia nyata, kami mau menjembatani itu jadi kami lebih fokus di prakteknya” Tandasnya.

Selain wine, pihaknya akan mencantumkan produk lokal arak pada program mixology di Bali Sommelier Academy.

“Karena di Bali kita mau mengangkat arak bali. Dari segi keilmuan itu ibarat 11/12, karena anggur wine itu kan tanaman-tanaman hasil produk dari tanah dan cuaca di tempat tertentu. Itu bisa diterapkan pengetahuan dan knowledge itu di Arak” Imbuhnya.

Principal Academy BSA, Wayan Muliadi memaparkan terdapat 4 program yang akan diunggulkan dalam Bali Sommelier Academy.

“Terutama adalah kelas formal, dalam 15 kali pertemuan, ada profesional class, basic knowledge itu hanya pertemuan 2 jam hanya perkenalan, dan terakhir executive class program itulah yang kita ingin dekat sekali dengan pemerintah, terutama para eksekutif yang ingin pada saat diajak makan malam ingin belajar tentang wine disinilah tempatnya Academy itu sendiri” Paparnya.

Dijelaskan untuk menjadi seorang sommelier profesional sejatinya dibutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Proses menjadi seorang sommelier profesional dibutuhkan waktu yang panjang, kita berusaha menjamin mereka ditempatkan dan mencetak SDM yang benar siap untuk kerja” Ujarnya.

Menurut Direktur Atlantis International Collage Kadek Budi Suardana, kolaborasi antara Bali Sommelier Association dengan Atlantis International Collage merupakan terobosan yang luar biasa dalam peningkatan SDM yang sangat dibutuhkan, baik dalam pangsa pasar lokal maupun Internasional mengenai Wine knowledge.

“Peran serta para instruktur atau dosen pengajar pun sangat dibutuhkan, basicnya adalah yang profesional di bidang beverage khususnya adalah wine sommelier. Peluang kesempatan ini sangat luar biasa, bagi adik-adik yang memang ingin menambah ilmu di bidang wine bisa datang ke Atlantis, kita sudah membuka Wine Sommelier Academy disini” Ucapnya.

Pihaknya berharap kepada pemerintah untuk mendukung program ini, karena permintaan mengenai wine knowledge sangat dibutuhkan di pasar Internasional.

“Harapan kedepan dalam Sdm yang ada di bali khususnya dan indonesia pada umumnya menyambut program ini, pemerintah baik daerah maupun Provinsi agar mendukung program seperti ini, karena kebutuhan sekarang sdm untuk disektor hospitality baik di bali maupun luar negeri sangat besar dan permintaan mengenai wine knowledge sangat dibutuhkan di pasar internasional” Katanya.

Baca Juga :  Finalisasi Ranperda Perdagangan Orang, Dorong Badung Bangun “Save House”

Dalam kesempatan tersebut Ketua IFBEC Bali (Indonesian Food & Beverage Executive Association) I Ketut Darmayasa, S.I. Pem, MM, CHT yang resmi membuka kelas baru BSA berharap, Bali Sommelier Academy mampu mendongkrak profesionalitas SDM orang Bali, terutama dibagian Wine. Karena ia juga menilai, Bali sampai saat ini masih kekurangan tenaga profesional dibidang Sommelier.

“Dengan adanya BSA ini mudah-mudahan Bali semakin banyak orang profesional yang mengetahui tentang sommelier, peluang hampir semua Hotel berbintang lima memiliki bar dan setiap bar itu sudah pasti ada wine. Kalau disitu dikelola orang profesional seperti sommelier, akan banyak sekali merekrut tenaga-tenaga profesional untuk bagaimana caranya wine bali terutama akan jauh lebih terkenal dari sebelumnya” Ujarnya.

Selain untuk bisnis, BSA Academy mempunyai komitmen ngayah untuk masayarakat Bali. Sebabnya, biaya kuliah dirancang lebih murah dan terjangkau, namun tetap dengan kualitas pembimbing yang benar-benar berpengalaman bekerja real seorang Sommelier ( Sommelier By Trade ), dan langsung punya chance untuk menyalurkan lulusannya yang berprestasi kerja ke luar negeri. (kbh1)

Related Posts