April 21, 2024
Kesehatan Sosial

Tegas, Desa Adat Pecatu Wajibkan Krama Gunakan Masker

Badung – kabarbalihits

Kebijakan tegas dalam memutus mata rantai penularan Covid -19, melalui penggunaan masker, terus diterapkan sejumlah Desa Adat di Bali. Seperti yang dilakukan Desa Adat Pecatu Kuta selatan, melalui Satgas Gotong Royong Penanggulangan COVID-19 Desa Adat tersebut, mulai Jumat (01/05), Desa adat dibawah kepemimpinan Jro Bendesa Made Sumerta tersebut menerapkan Kebijakan penggunaan bagi warganya saat berada diluar rumah melalui Satgas Gotong Royong Penanggulangan COVID-19.

 

 

Ditemui saat Penyerahan Bantuan Sembako bagi Krama desa Pecatu, Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta,  mengungkapkan, pertimbangan wajib masker ini menyusul telah dibagikannya belasan ribu masker untuk warga. Dengan jumlah warga keseluruhan, baik krama ngarep maupun tamiu sebanyak 8.200 orang, tiap warga mendapatkan lebih dari 1 lembar masker.

“Sehingga warga punya cadangan masker. Jik satu dicuci, bisa pakai yang lainnya. Jadi, tidak ada alasan tidak pakai masker kalau ke luar rumah,” tegas ketua Komisi IV DPRD  Badung ini.

Hal senada ditegaskan Ketua Satgas Gotong Royong Penanggulangan COVID-19 Desa Adat Pecatu Komang Aditya Warman yang mengatakan, sebagai tindak lanjut kebijakan ini, pihaknya akan gencar turun ke lapangan guna memastikan warga taat menggunakan masker. “Karena sudah dapat bantuan masker, sekarang kita minta pertanggungjawaban warga, agar taat pakai masker”, Ujar Komang aditya Warman yang juga merupakan Prajuru Desa Adat Pecatu.

Menurutnya, tim yang terdiri dari pecalang, Linmas hingga kelian adat dan kelian dinas di desa Pecatu ini  akan berpatroli ke semua sudut wilayah desa adat khususnya tempat-tempat strategis seperti pasar dan sarana umum lainnya. Selain memastikan aturan wajib masker, tim juga akan terus mensosialisasikan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dan mendata mobilitas penduduk.

Terkait sanksi bagi pelanggar aturan Wajib Masker, Aditya Warman menyebut, pihaknya tidak bisa bertindak terlalu jauh. Pihaknya hanya bisa mengimbau dan mengingatkan warga agar taat aturan. “Kalau ada yang kedapatan tak pakai masker, kita imbau mereka menggunakannya. Kalau misalnya tidak bawa, kita akan minta mereka kembali ke rumah untuk ambil masker,” katanya. (fit)

Baca Juga :  Cegah Abrasi, Yowana Desa Adat Pecatu Tanam Cemara Udang di Pantai Nyang-Nyang

Related Posts